Surabaya (beritajatim.com) – Pertandingan Persebaya Surabaya vs Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (4/8/2023) berlangsung sepi penonton. Hanya sekitar 1.500 tiket yang terjual dari total kapasitas stadion yang mencapai 55.000 penonton.
Salah satu faktor yang membuat sepinya penonton adalah pertandingan yang digelar pada sore hari, di mana sebagian besar suporter masih bekerja. Selain itu, Persebaya juga hanya membuahkan hasil satu kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya.
“Saya tidak tahu tadi waktu ke stadion juga kaget kenapa sepi, mungkin karena bermain sore dan di jam kerja,” kata Ulum Syaiful, salah satu suporter Persebaya asal Kupang Panjaan.
Bahkan di tribun kibul, hanya sebagian suporter yang berada di titik ini dengan membentangkan kain putih yang bertuliskan “Kapan Persebaya menang” hingga “Persebaya tim juara bukan medioker”.
Penurunan jumlah penonton ini menjadi tantangan bagi Persebaya untuk meningkatkan performanya di sisa musim Liga 1 2023/2024. Persebaya perlu memberikan hasil yang lebih baik agar para suporter kembali bersemangat datang ke stadion untuk mendukung tim. (way/kun)
BACA JUGA: Hati-Hati Persebaya, Persikabo 1973 Pernah Menang di GBT






