Malang (beritajatim.com) – Laga kandang Arema FC yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali tidak pernah dipenuhi oleh suporter atau Aremania. Hal ini ternyata berdampak bagi perjalanan Arema FC di Liga 1.
Fernando Valente menuturkan dimana pun sebuah tim sepak bola selalu butuh dukungan dari suporter. Dia menyebut kehadiran Aremania sangat penting bagi tim Singo Edan.
“Jadi tim kita atau tim lain itu sangat butuh support dari fans. Jadi yang membuat saya excited (antusias) adalah saat kita bermain untuk suporter. Jadi Aremania itu adalah sangat penting bagi tim kita,” ujar Valente.
Pelatih asal Portugal itu mengakui bahwa situasi sangat tidak menguntungkan bagi tim. Mereka harus bermain jauh dari Malang karena dua stadion yang ada di Malang sedang dalam proses renovasi.
BACA JUGA:
Arema FC Ingin Tren Kemenangan Berlanjut
Di sisi lain, Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu juga menjadi pukulan telak bagi tim. Pasca peristiwa itu fanatisme Aremania mulai berkurang. Buruknya proses penanganan dan keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan menjadi salah satu faktor penyebabnya.
“Tentu saja dengan situasi seperti ini kita tidak bisa mendapat dukungan yang banyak dari Aremania. Semua orang tahu hal itu. Tapi mereka selalu hadir dalam pekerjaan kita,” imbuh Valente.
BACA JUGA:
Julian Tampil Gemilang di Arema Berkat Mark Schwarzer
Di laga terdekat Arema FC akan melawan Persita Tanggerang di pekan ke 12 Liga 1. Duel ini akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Sabtu, (16/9/2023).
Valente menuturkan bahwa dia ingin melanjutkan tren kemenangan bersama Arema FC. Tentu saja target melawan Persita adalah 3 poin demi target meninggalkan zona degradasi.
“Jadi kita punya satu pekerjaan lagi untuk menunjukkan hasil kerja keras kita. Saya berharap saya bisa memberikan pertandingan yang bagus. Jadi kita berada dalam kondisi yang sangat bagus untuk kita optimis meraih tiga poin dan semuanya tahu bahwa kita sangat butuh raihan tiga poin,” ujar Valente. [luc/beq]






