Malang (beritajatim.com) – Laga antara Arema FC melawan Bali United menjadi ajang pertaruhan nasib pelatih Singo Edan, Eduardo Almedia. Laga pekan keempat BRI Liga 1 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Sabtu (13/8/2022).
Arema FC wajib meraih kemenangan dalam laga melawan Serdadu Tridatu ini. Apalagi Aremania dan manajemen Arema FC sudah mewanti-wanti tim harus bangkit dan wajib mencuri poin dalam laga tandang ini.
Meski demikian, Almeida menganggap desakan tersebut merupakan hal wajar. Meski kritikan dari Aremania semakin kencang karena menilai performa Singo Edan naik turun usai menjuarai Piala Presiden 2022 kemarin.
Dari 3 pertandingan Arema hanya meraih 4 poin. Pertama kalah 3-0 atas Borneo FC, menang 2-1 atas PSIS Semarang dan seri 0-0 melawan PSS Sleman di kandang sendiri.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Arema-FC”]
“Dalam sepak bola tekanan adalah hal yang normal. Tidak ada masalah bagi saya terkait hal itu,” kata Almeida.
Meski performa naik turun, Almeida menilai Arema FC dalam progres yang bagus. Dia menyebut dalam kompetisi yang panjang, memang ada kalanya tim berada dalam situasi yang tidak menguntungkan.
“Saya rasa di dunia ini tidak ada tim yang selalu menang dalam setiap laga. Jadi saya rasa tim ini masih terus berkembang. Kami juga datang ke Bali untuk membuat cerita baru,” papar Almeida. [luc/beq]






