Surabaya (beritajatim.com) – Laga Anniversary Persebaya ke 96 disusupi bandit curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Bandit tersebut nekat mengeksekusi sepeda motor di parkiran resmi Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/6/2023).
Pratiwi, salah satu rekan korban mengatakan bahwa dirinya mengetahui raibnya motor Yamaha N-Max putih dengan plat W 2713 DI itu sekitar pukul 19.00 WIB. “Saya heran, padahal karcis dan STNK masih saya bawa. Kok bisa motor saya lolos,” ujar Pratiwi saat dikonfirmasi awak media.
Pratiwi menjelaskan, saat itu ia bersama pemilik motor Syahrul datang duluan pada pukul 11.50 WIB. Ia sengaja memilih parkiran resmi di area Gelora Bung Tomo dengan harapan keamanan. Karena laga Anniversary Persebaya ke 96 ramai penonton.
BACA JUGA:
Bandit Curanmor Apes, Ditipu Teman hingga Salah Curhat ke Intel
“Karena masuk awal jadi parkir ada di area depan gate 17/18, satu-satunya slot yang buka. Motornya diparkir sejajar dengan tiga motor kawan di barisan kedua,” katanya.
Pratiwi sempat melaporkan kejadian tersebut ke petugas Dishub yang berjaga. Namun, hingga pukul 22.00 WIB motornya tetap tidak ditemukan walaupun area parkir motor sudah bersih. Dengan kejadian ini, Pratiwi dan Syahrul melapor ke Polsek Pakal.
BACA JUGA:
Polrestabes Surabaya Bekuk Residivis Curanmor
“Ya sudah dicari, lalu lapor ke petugas Dishub dan dibantu pencarian sampai sekitar jam 22.00 WIB. Area parkir motor sudah bersih tidak ada motor lain,” tambahnya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Pakal, Iptu Samikan saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui dan akan melakukan pengecekan ke petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). “Nanti saya tanyakan SPKT. Sekarang belum tahu ya,” pungkasnya. [ang/suf]






