Ringkasan Berita:
- KurirQu Blitar berkembang dari usaha rumahan menjadi startup jasa pengiriman lokal dengan 100 driver.
- Pendiri KurirQu, Mochammad Ari Setyawan, memulai usaha seorang diri sejak 2017 dengan nama Kurir Mas Ari.
- Pandemi Covid-19 menjadi titik balik perkembangan bisnis jasa pengiriman tersebut.
- Selain layanan kurir, KurirQu kini menyediakan jasa cleaning service dan angkutan barang di wilayah Blitar.
Blitar (beritajatim.com) – Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin cepat, kebutuhan akan layanan praktis dan efisien terus meningkat. Kondisi tersebut dibaca sebagai peluang oleh Mochammad Ari Setyawan melalui startup jasa pengiriman lokal bernama KurirQu yang kini berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif di Blitar.
Bermarkas di kawasan Perumahan Jati Permai, KurirQu tidak hanya berkembang sebagai bisnis jasa pengiriman, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
Perjalanan usaha ini dimulai pada 24 Januari 2017. Saat itu, Ari memulai bisnisnya seorang diri dengan nama Kurir Mas Ari. Ia turun langsung melayani jasa antar jemput barang untuk warga Kota Blitar dan sekitarnya.
Seiring meningkatnya jumlah pelanggan, Ari mulai mengajak teman, tetangga, hingga kerabat untuk ikut bergabung dalam usahanya.
“Mulanya saya bekerja sendiri, sampai akhirnya mulai banyak yang menggunakan jasa ini sehingga saya mengajak teman, tetangga hingga saudara untuk ikut bergabung,” kenang Ari saat ditemui di sela aktivitasnya, Kamis (7/5/2026).
Melihat potensi usaha yang terus berkembang, Ari kemudian mematenkan identitas bisnisnya dengan nama KurirQu, singkatan dari Kurir Quality.
“Harapan saya besar, mulai dari driver yang berkualitas, tim yang solid, hingga layanan yang selalu bisa diandalkan,” imbuhnya.
Perkembangan signifikan KurirQu terjadi saat pandemi Covid-19 melanda. Ketika banyak sektor usaha mengalami perlambatan, permintaan jasa pengiriman justru meningkat tajam akibat perubahan pola aktivitas masyarakat.
Momentum tersebut dimanfaatkan Ari untuk memperluas usaha sekaligus membuka lapangan kerja baru. Saat itu, ia merekrut sekitar 15 driver tambahan untuk memenuhi tingginya kebutuhan layanan pengiriman.
Kini, hampir satu dekade sejak berdiri, KurirQu telah memberdayakan sedikitnya 100 driver di wilayah Blitar dan sekitarnya. Ari menegaskan bahwa tujuan utama bisnis yang dirintisnya bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga membantu mengurangi angka pengangguran di daerah.
“Niat awal saya memang ingin membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya, biar pemuda Kota Blitar tidak ada yang menganggur,” tegasnya.
KurirQu juga terus memperkuat sistem manajemen internal agar layanan semakin profesional. Setiap lini layanan kini ditangani admin khusus guna memastikan proses pengiriman berjalan cepat dan tepat.
Layanan yang disediakan pun semakin beragam, mulai dari pengiriman menggunakan sepeda motor, mobil, hingga unit pikap untuk angkutan barang. Selain itu, KurirQu juga membuka jasa cleaning service untuk area hunian maupun perkantoran.
Saat ini, layanan KurirQu mencakup wilayah Kota Blitar, Kecamatan Srengat, hingga Kecamatan Wlingi.
Dengan jangkauan layanan yang terus meluas di Kota dan Kabupaten Blitar, KurirQu menjadi contoh bagaimana startup lokal mampu bersaing sekaligus memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat sekitar. [owi/beq]






