Jakarta (beritajatim.com)– Pelunasan biaya haji reguler tahun 2025 tinggal menyisakan dua hari lagi sebelum resmi ditutup pada 17 April besok. Namun, hingga Senin (14/4), jumlah jemaah yang sudah menyelesaikan pelunasan terus meningkat signifikan, mencapai 205.690 orang.
Direktur Layanan Haji Dalam Negeri, Muhammad Zain, mengungkapkan bahwa angka ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari para calon jemaah, meski pelunasan belum merata di seluruh wilayah.
“Dari total 203.320 kuota haji reguler yang tersedia, pelunasan sudah melebihi angka tersebut. Tapi masih ada tujuh provinsi yang belum menyerap kuotanya secara penuh,” jelas Zain di Jakarta melansir portal resmi Kementerian Agama..
Tujuh provinsi yang dimaksud antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Gorontalo, Banten, Sumatera Utara, dan Papua. Pemerintah berharap sisa waktu pelunasan yang masih tersedia bisa dimanfaatkan dengan optimal oleh jemaah dari daerah-daerah tersebut.
Secara keseluruhan, jemaah yang telah melunasi biaya haji terdiri atas 179.493 jemaah reguler tahap I dan II, 24.196 jemaah cadangan, 1.512 petugas haji daerah (PHD), dan 489 pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) juga terus mempersiapkan keberangkatan jemaah. Salah satu tahapan penting yang tengah berlangsung adalah pengurusan dokumen untuk keperluan visa melalui sistem e-Hajj.
Rencana Perjalanan Haji (RPH) tahun 1446 Hijriah juga telah diterbitkan. Menurut jadwal, jemaah Indonesia akan mulai masuk ke asrama haji pada 1 Mei 2025, dan sehari setelahnya akan diberangkatkan secara bertahap menuju Tanah Suci dari embarkasi masing-masing. [aje]






