Malang (beritajatim.com) – Kehadiran Fernando Valente mengubah gaya permainan Arema FC. Hasilnya, ditangan Valente Singo Edan langsung meraih 2 kemenangan beruntun di Liga 1.
Kemenangan terakhir diraih dari Bhayangkara FC dengan skor 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Jumat, 1 September 2023 malam. Tampak Arema FC memperagakan umpan-umpan pendek dan kedisiplinan menjaga area pertahanan.
Fernando Valente memberkan kunci kebangkitan Arema FC. Pelatih berusia 64 tahun itu mengatakan bahwa dia bukanlah pesulap yang bisa mengubah tim dengan cepat. Tetapi dia mampu memberikan ide-ide baru agar Arema FC meraih kemenangan.
“Sejak awal sudah saya sampaikan bahwa saya tidak bisa membuat sebuah keajaiban. Tapi tentu saja saya memberi ide-ide baru, jadi dalam 2 pertandingan ini karena para pemain sudah paham apa keinginan saya,” ujar Valente.
Di laga melawan Bhayangkara dia menyebut laga ini sebagai pertandingan yang berat bagi Arema FC. Tetapi dia senang para pemain Arema FC mampu menjalankan instruksi yang dia berikan. “Ini adalah pertandingan yang sangat sulit, tapi para pemain bisa menjalankan instruksi saya dengan baik. Kita sudah bermain seperti yang saya harapkan, kita layak mendapat 3 poin,” imbuhnya.
Valente mengatakan, bahwa dilaga ini sangat nampak pemain Arema FC kelelahan. Beberapa kali salah mengambil keputusan. Beruntung kiper mereka, Julan Schwarzer tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan. “Kita tidak bisa lebih banyak mengontrol bola, karena kita sudah kelelahan. Sehingga beberapa kali juga kita mengambil keputusan yang salah. Untungnya juga kiper kita membuat penampilan yang bagus,” ujar Valente. (Luc/kun)
BACA JUGA: Arema FC Lebih Sering Menang Ketika Lawan Bhayangkara FC






