Pamekasan (beritajatim.com) – Korps Sukarela (KSR) Unit Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan berperan aktif menyukseskan ajang olahraga BMX Malena Cup 1 yang digelar di Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (17/1/2026).
Dalam kejuaraan yang diikuti atlet cabang olahraga (cabor) BMX dari berbagai daerah tersebut, KSR PMI Pamekasan dipercaya sebagai tim kesehatan untuk memberikan layanan pertolongan pertama serta penanganan medis bagi atlet dan panitia.
Salah satu personel KSR PMI Pamekasan, Cholida Maula Sasmita, menyampaikan keterlibatan timnya merupakan bentuk komitmen PMI dalam mendukung kegiatan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan pada event olahraga. Menurutnya, BMX termasuk cabor ekstrem dengan tingkat risiko cedera yang cukup tinggi.
“Tim kami disiagakan di sekitar arena untuk memberikan pertolongan pertama apabila terjadi cedera pada atlet, baik luka ringan maupun kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut,” kata Cholida Maula Sasmita.
Dalam pelaksanaan ajang tersebut, KSR PMI Pamekasan juga menyiapkan sejumlah peralatan medis standar, mulai dari tas pertolongan pertama (first aid), tandu, hingga satu unit ambulans sebagai langkah antisipatif jika terjadi kondisi darurat.
“Selama ajang kejuaraan berlangsung, tim KSR PMI Pamekasan juga melakukan pemantauan kondisi para atlet sebelum dan sesudah perlombaan. Dan tentunya kita berharap kegiatan ini berlangsung aman dan lancar seperti yang kita harapkan bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Prayitno, menjelaskan bahwa partisipasi PMI dalam BMX Malena Cup 1 2026 merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi panitia pelaksana terkait penyiapan tim kesehatan dan medis.
“Berangkat dari itu, kita menyiapkan tim dari unsur KSR untuk berpartisipasi aktif. Selain itu juga kami sertakan sarana pendukung sebagai persiapan, seperti tas first aid hingga ambulans. Semuanya sebagai langkah antisipatif sekaligus upaya dalam rangka menerapkan pertolongan pertama bagi peserta,” jelasnya.
Yulianto menegaskan, PMI Pamekasan berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi profesionalitas. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan panitia merupakan amanah yang harus dijalankan sebaik mungkin sejalan dengan visi dan misi PMI sebagai organisasi kemanusiaan.
Pada ajang tersebut, PMI Pamekasan menyiagakan satu tim dengan pembagian tugas berbeda. Dua petugas ambulans masing-masing Maulidi dan Daniel Andika, serta empat personel pertolongan pertama, yakni Yulianto Prayitno, Cholida Maula Sasmita, Sobri Asbullah, dan Suci Bahriyatul. [pin/beq]






