Surabaya (beritajatim.com) – Krista Exhibitions kembali menggelar pameran tahunan terbesar di Indonesia Timur dan Tengah dalam industri printing dan ekonomi kreatif, yang telah diadakan ke 16 kalinya di Tahun 2023 ini.
Pameran bertema Surabaya Printing Expo (SPE) 2023 ini akan digelar pada tanggal 20 hingga 23 Juli 2023 mendatang, di Grand City, Surabaya.
Pada kesempatan ini, Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions, Daud D Salim mengatakan, pameran ini berupa teknologi di bidang mesín-mesin Percetakan (Pre-Press, Press, Post-Press), Mesin Cetak atau Offset, Cetak Digital, Cetak Tekstil, Sablon, Jasa Cetak.
“Pameran kali ini akan melibatkan lebih dari 150 peserta baik dari lokal maupun internasional antara lain dari negara China, Jepang, Malaysia, Singapore dan Taiwan dengan target 15.000 pengunjung lokal maupun internasional,” jelas Daud saat konferensi pers SPE di Grand City, Surabaya, Senin (17/07/2023).
Menurutnya, peserta yang bakal memeriahkan SPE 2023 ini meningkat 25% dari tahun sebelumnya. Sehingga, ia menilai pameran ini merupakan suatu peluang yang baik bagi para pengusaha grafika.
Hal ini sangat perlu, kata Daud, agar para pengusaha printing lebih termotivasi untuk terus berinovasi dalam menghasilkan produk-produk unggulan. Terutama dengan mesin berteknologi canggih dan mempunyai daya saing yang tinggi dengan produk produk luar negeri.
“Dan tidak kalah juga tadi ada UMKM yang sudah naik kelas. Kami sempat ngobrol tahun lalu untuk dia ikut melalui asosiasi tapi tahun ini sudah buka stan sendiri dan memang cetak khusus untuk baju dan kaos,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), Ahmad Mughira Nurhani mengapresiasi dan menyambut baik dengan adanya pameran ini. Sebab, menurutnya para pengusaha grafika nasional dapat selalu mengupdate diri dan fasilitas peralatan mesin-mesin grafika.
Ditambah lagi, kata Ahmad, para pengusaha juga dapat mengambil manfaat dari pameran printing ini, untuk dapat bertambah maju dan bersaing secara sehat ditengah-tengah perkembangan ekonomi di Indonesia. Bahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder dalam penyediaan sarana kampanye pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Sebab, lebih dari 1 miliar lembar surat suara yang akan dicetak oleh para pengusaha printing, hanya diberi waktu sekitar 51 hari untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Sehingga, dengan pameran printing ini diharapkan dapat memberikan efek yang sangat baik kepada proses Pemilu pada 14 Februari 2024.
“Pemilu itu tidak bisa mundur dan tidak bisa ditunda. Sedangkan penetapan daftar calon tetap itu baru tanggal 28 November. Jadi kami hanya punya waktu dari Desember, tentu saja surat suara harus siap pada 17 Januari atau satu bulan sebelum hari pemungutan suara, sesuai dengan undang-undang Pemilu dilaksanakan,” jelasnya.
Seperti yang diketahui, pameran Surabaya Printing Expo (SPE) 2023 ini akan menghadirkan segala jenis teknologi cetak mencetak terkini. Diantaranya cetak digital, cetak sablon, cetak Offset, cetak garment, cetak tekstil, mesin cutting, mesin finishing, cetak 3D, label, dan tinta. Namun, bukan hanya itu saja. Berbagai acara dan seminar menarik pun akan meramaikan 4 hari pameran ini. [asg/kun]
BACA JUGA:






