Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan harus menghadapi tantangan berat menjelang laga tandang ke markas Persipal Palu pada Sabtu mendatang. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir dipastikan tampil pincang karena kehilangan empat pemain pilar sekaligus akibat hukuman akumulasi kartu kuning.
Keempat pemain yang terpaksa absen tersebut merupakan sosok vital yang selalu menjadi pilihan utama atau starter sepanjang musim ini. Mereka adalah Jhon Mena, Daniel, Rafiud, dan Adam Maulana, yang selama ini menjadi tulang punggung kekuatan tim.
Pelatih Persela, Bima Sakti, mengakui bahwa absennya sejumlah pemain kunci ini menjadi ujian serius bagi konsistensi permainan anak asuhnya. Namun, tim pelatih bergerak cepat dengan merancang sejumlah opsi pengganti untuk menjaga keseimbangan di setiap lini.
“Yang pasti ada beberapa pemain yang memang akumulasi, dan kita sudah mempersiapkan penggantinya, dan semoga bisa tampil lebih baik,” kata Bima Sakti, Selasa (27/1/2026).
Juru taktik asal Balikpapan ini menegaskan akan melakukan perombakan besar dalam susunan pemain serta penyesuaian strategi. Rotasi menjadi langkah wajib guna menyiasati lubang yang ditinggalkan oleh para pemain utama tersebut saat menghadapi tim tuan rumah.
“Pasti ada rotasi, kemudian ada pasti formasi berbeda, kemudian ya pemain juga berbeda,” tutur pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.
Selain urusan taktik, fokus tim pelatih juga tertuju pada pemulihan mental bertanding pasca-hasil minor pada pertandingan sebelumnya. Skuad Laskar Joko Tingkir baru saja menelan kekalahan menyakitkan saat melakoni laga di kandang PSIS Semarang.
Bima Sakti memastikan bahwa kondisi psikologis anak asuhnya kini sudah berangsur membaik dan siap tempur kembali. Para pemain dilaporkan sudah melupakan hasil buruk di Semarang dan kembali menikmati sesi latihan dengan suasana yang positif.
“Soal mental, anak-anak sudah enjoy latihan, dan sudah melupakan (kekalahan) juga,” ungkap mantan gelandang Timnas Indonesia tersebut.
Instruksi tegas pun telah diberikan kepada seluruh penggawa Persela agar tidak lagi terbelenggu oleh bayang-bayang kegagalan pekan lalu. Fokus utama saat ini hanyalah membawa pulang poin maksimal dari lawatan mereka ke Palu.
“Saya sudah sampaikan, sudah lupakan kekalahan kemarin melawan PSIS dan mereka sudah bisa fresh lagi untuk menatap pertandingan berikutnya di Palu nanti hari Sabtu,” tegas Bima Sakti. [fak/beq]






