Pamekasan (beritajatim.com) – KPU Pamekasan, mengimbau seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Pamekasan, agar segera menyerahkan dan mencairkan honor Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024.
Hal tersebut disampaikan seiring dengan rampungnya tugas 17.136 anggota KPPS yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.
“Kami ingatkan agar PPS segera mencairkan honor KPPS, nominal dan anggarannya sudah ada di PPS, dan tinggal menyalurkan saja ke KPPS,” kata Komisioner KPU Pamekasan, Fathor Rahman, Kamis (15/2/2024).
Selain itu, ia juga menyampaikan rincian honor yang harus diberikan PPS kepada KPPS, meliputi sebesar Rp 1,2 juga untuk setiap Ketua KPPS, Rp 1,1 juta untuk anggota KPPS, serta sebesar Rp 700 ribu untuk petugas Linmas.
“Pekerjaan KPPS itu sangat berat, karena harus memastikan data yang diunggah ke aplikasi Sirekap harus benar dan itu sangat mengurus energi. Jadi honor KPPS harus segera dicairkan, berikan saja secara cash,” ungkapnya.
Pria yang tercatat sebagai Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Pamekasan, juga sangat berharap agar tidak ada oknum yang secara sengaja memotong honor KPPS, dan harus segera dicairkan sesuai dengan ketentuan.
“Maksimal hari ini wajib selesai disalurkan ke KPPS, jika tidak PPS terkait akan kami berikan teguran keras. Sebab itu hak KPPS setelah menunaikan tugas, dan tidak ada syarat lagi yang harus dipenuhi,” pungkasnya.
Untuk diketahui, tugas KPPS dinyatakan selesai pasca melakukan tahap pungut hitung di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan selanjutnya diteruskan ke tingkat PPS tingkat desa.
Saat ini, ribuan kotak suara hasil pemilu serentak yang digelar pada 14 Februari 2024 kemarin, tengah bergerak dari PPS menuju tingkat kecamatan, yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan. [pin/kun]






