Blitar (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar terus menggencarkan kegiatan sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat, terutama perempuan.
Kali ini KPU Kota Blitar menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia untuk melakukan sosialisasi kepada puluhan perempuan di Kota Blitar.
KPU Kota Blitar berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam Pemilu 2024 mendatang. Pasalnya jumlah 119.494 data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) mayoritas merupakan perempuan.
Dari 3 kecamatan yang ada di Kota Blitar jumlah pemilih perempuan mencapai 60.740 orang. Sementara untuk laki-laki jumlah pemilihnya hanya 58.754 orang.
Sehingga KPU Kota Blitar sengaja menggelar sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi perempuan pada Pemilu 2024 mendatang.
“Hari ini kami bersama temen-temen IJTI mengadakan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam pemilu tahun 2024,” kata Khoirul Umam, Ketua KPU Kota Blitar, Minggu (19/03/23).
Baca Juga:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/banyak-warga-kota-blitar-yang-telah-meninggal-terdaftar-di-coklit-ini-penyebabnya/
Dalam sosialisasi KPU Kota Blitar bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia mengundang sejumlah pihak dan organisasi perempuan mulai dari Fatayat NU, Muslimat NU, Aisyiyah, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Putri (Kopri) PMII, Sarinah GMNI serta sejumlah mahasiswa perempuan dari Universitas Islam Balitar Blitar (Unisba) hingga Universitas Nahdlatul Ulama Blitar (UNU).
Sosialisasi ini mengangkat tema partisipasi perempuan dalam bermedia untuk menyukseskan pemilu 2024. Ada 3 narasumber yang dihadirkan dalam acara seminar nasional tersebut yakni Ketua KPU Kota Blitar, Khoirul Umam, Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, serta Kabid Parekraf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Rita Triana.
Melalui kegiatan ini KPU Kota Blitar mengajak para perempuan baik ibu-ibu maupun para mahasiswa untuk berperan aktif dalam pemilu tahun 2024 mendatang. KPU Kota Blitar juga berpesan agar mahasiswa agar ikut menjadi bagian untuk tidak apatis terhadap politik atau pemilu.
“Soal isu keterwakilan perempuan dalam politik masih menjadi isu yang penting itu menjadi afirmasi, tetapi faktanya keterpilihannya belum terpenuhi sehingga ini masih menjadi bahan yang relevan untuk terus disosialisasikan,” Jelas Ketua KPU Kota Blitar.
Sementara itu Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan menjelaskan bahwa media memiliki peran penting untuk ikut mensukseskan Pemilu termasuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk ikut mencoblos pada Pemilu 2024 mendatang.
Baca Juga:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/kpu-kota-blitar-gencarkan-slogan-pemilu-sarana-integrasi-bangsa/
Pimpinan Redaksi RCTI tersebut juga berpesan agar para mahasiswa yang hadir dalam seminar ini untuk ikut menjadi media yang bisa mensosialisasikan program KPU, termasuk mengajak masyarakat untuk tidak golput pada Pemilu 2024.
“Media masih menjadi sarana paling efektif untuk mensosialisasikan terkait pemilu, maka dari itu saya berharap para mahasiswa yang hadir ini bisa ikut mensosialisasikan tentang pemilu melalui media sosialnya sendiri-sendiri,” katanya.
Lebih lanjut Herik Kurniawan menjelaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam kesuksesan pemilu 2024 mendatang. Pasalnya jumlah perempuan di Kota Blitar jauh lebih banyak dari laki-laki.
Sehingga diharapkan para perempuan ini tidak apatis terhadap Pemilu 2024.
“Perempuan di kota Blitar jumlahnya cukup banyak makanya perempuan harus berperan aktif ikut menyukseskan pemilu 2024,” pungkasnya. (owi/ted)






