Mojokerto (beritajatim.com) – Aksi pencurian kotak amal terjadi di Masjid An Nur Jalan Bromo, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Peristiwa ini berlangsung pada, Minggu (22/6/2025) sekitar pukul 12.52 WIB dan terekam jelas kamera pengawas (CCTV) masjid.
Takmir Masjid An Nur, Wijiyanto mengungkapkan pencurian baru diketahui setelah dirinya bersama rekannya memeriksa isi kotak amal yang terlihat mencurigakan. “Saya dan Pak Hidayat berinisiatif membuka kotak amal. Ternyata uang pecahan Rp20 ribuan sebanyak tiga lembar tidak ada,” ungkapnya, Senin (23/6/2025).
Setelah ia mengecek CCTV, terlihat pelaku beraksi pada, Minggu (22/6/2025) sekitar pukul 12.45 sampai 12.57 WIB. Menurutnya, kotak amal tersebut baru saja diisi hasil pengumpulan dari pengajian subuh yang nilainya diperkirakan lebih dari Rp1 juta. Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat jelas.
“Pelaku datang berjalan kaki dari arah Jalan Bromo II. Wajahnya tidak familiar dan saya yakin bukan warga sekitar, kebetulan saya juga mantan RW di sini. Berbadan kurus, tinggi sekitar 170 cm, berkulit hitam, berambut gondrong sebahu, mengenakan kaos hitam dan celana jeans biru muda,” katanya.
Dugaan sementara, pelaku menggunakan alat bantu seperti tang atau penjepit untuk membobol kotak amal. Menurutnya, kejadian pencurian kotak amal di Masjid An Nur sudah terjadi dua kali. Sebelumnya pihaknya juga mendapati kotak amal dalam kondisi terbuka. “Ini sudah kedua kalinya kotak amal ditemukan dalam kondisi terbuka. Waktunya pun berdekatan dan kami sudaj melaporkan kejadian ini ke Polsek Magersari,” jelasnya. [tin/kun]






