Surabaya (beritajatim.com) – Kota Kediri meraih penghargaan sebagai salah satu peserta Performa Terbaik non-ranking dalam Karnaval Budaya Light Culture Parade yang menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025. Penghargaan ini diumumkan dan diserahkan oleh Sekretaris Dewan Pengurus/Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, di Surabaya pada Sabtu, 10 Mei 2025.
Selain Kota Kediri, apresiasi serupa juga diberikan kepada Kota Palangka Raya, Kota Medan, Kota Tasikmalaya, dan Kota Semarang. Penilaian Performa Terbaik diberikan berdasarkan kesesuaian tema serta ketertiban selama pelaksanaan parade budaya.
Dalam penampilannya, Kota Kediri mengusung tema Dewi Sekartaji, yang menggambarkan tokoh perempuan dari Kerajaan Kediri dengan nama asli Putri Galuh Candra Kirana. Dalam cerita Panji, Dewi Sekartaji dikenal sebagai sosok perempuan yang memiliki moral tinggi, keberanian, ketangguhan, dan kecerdasan. Nilai-nilai yang ditampilkan meliputi ajaran moral, tradisi, agama, sejarah, hingga kepahlawanan.
Penampilan Kota Kediri ini sekaligus mencerminkan nilai-nilai kebajikan dari tokoh legendaris lain, yakni Dewi Kilisuci, sebagai media pembelajaran kultural bagi generasi muda. Hal ini dinilai relevan dengan kepemimpinan Vinanda Prameswati, Wali Kota Kediri, yang merupakan perempuan pertama dan termuda yang menjabat sebagai kepala daerah di kota tersebut.
“Alhamdulillah saya bersyukur Kota Kediri mendapat apresiasi sebagai salah satu peserta dengan Performa Terbaik. Ini juga salah satu upaya melestarikan budaya,” ujar Wali Kota Vinanda Prameswati yang akrab disapa Mbak Wali. [nm]






