Ngawi (beritajatim.com) – Korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut Bus Pariwisata rombongan tour SMAN 1 Sidoarjo bertambah.
Selain Sutining Hidayah (59) guru BK warga Kabupaten Sidoarjo, siswa berinisial NA (17) warga Sidoarjo meninggal dunia. Sutining meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara NA meninggal saat sudah mendapatkan perawatan di RS At Tin Husada Ngawi.
Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono mengatakan, kejadian berawal saat bus nomor dua dari 10 bus rombongan wisata itu berada di belakang truk muatan rambutan saat melintas di Tol Ngawi.
Sesampainya di KM 577 A masuk Desa Watualang Kecamatan/Kabupaten Ngawi, truk mengalami pecah ban.
Truk tersebut dikemudikan oleh Sukmo Asmoro (33) warga Kalipucang Kulon, Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara. Sementra bus pariwisata itu dikemudikan oleh Riwiyono (50) warga Desa Bulang Kecamatan Prambon Sidoarjo.
‘’Setelah truk pecah ban, kemudian oleng ke kanan, kemudian, bus ini menabrak truk yang akhirnya keduanya terguling, kemudian bus tersebut juga terguling dan masuk parit. Akibatnya, dua orang meninggal dunia. Satu meninggal di lokasi kejadian, dan satu lagi meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit,’’ kata Argowiyono saat membesuk korban kecelakaan di RS Widodo Ngawi, Jumat (19/01/2024) dini hari.
‘’Untuk lukanya, bagi yang luka ringan ini lecet-lecet saja. Kemudian, untuk yang meninggal ini di belakang sopir jadi mungkin tergencet,’’ lanjut Argo.
Argo mengungkapkan, saat ini korban luka sebanyak 21 orang masih menjalani perawatan di RS Widodo, RS At Tin, RSUD dr Soeroto Ngawi. Mereka masih menunggu pihak keluarga untuk dijemput. ‘’Rata-rata keluarga Sidoarjo, dan Surabaya,’’ kata Argo.
Sebelumnya, Bus pariwisata yang terguling di Tol Ngawi-Solo masuk Desa Ngale Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi,Jawa Timur ternyata mengangkut rombongan wisata SMAN 1 Sidoarjo pada Kamis (18/01/2024). Bus tersebut sudah selesai mengantar rombongan SMA tersebut dari Yogyakarta dan hendak kembali ke Sidoarjo.
Bus yang mengangkut 46 penumpang itu melalui tol Ngawi. Saat mendekati lokasi kejadian yakni KM 575 A bus tersebut berjalan di belakang sebuah truk. Tak disangka, truk tersebut mengalami pecah ban hingga terguling. Bus pariwisata yang berada di belakang truk itu tak bisa menghindar.
Alhasil, bus tersebut menabrak truk tersebut hingga akhirnya bus tersebut ikut terguling dan masuk ke saluran air di pinggir jalan tol. AKibatnya, puluhan penumpang mengalami luka-luka.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap korban luka yang dibawa ke RSUD dr Soeroto, RS Widodo, dan RS At Tin Husada. Sementara, badan bus yang terguling masih diupayakan untuk segera dievakuasi.
Seperti diketahui Bus rombongan pariwisata sekolah asal Sidoarjo Jawa Timur terguling di Tol Ngawi-Solo, KM 575 A masuk Desa Ngale Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (18/01/2024) pukul 20.30 WIB. Satu orang dikabarkan meninggal dunia karena kejadian itu.
Kejadian berawal saat bus pariwisata yang hendak kembali ke Sidoarjo dari Yogyakarta itu berjalan dibelakang truk. Sampai di dekat lokasi kejadian, truk mengalami pecah ban. Sopir bus tak bisa menghindar, hingga akhirnya menabrak truk tersebut. Bus tersebut sampai terguling di bahu jalan.
Hingga saat ini, sejumlah korban luka sudah dibawa ke RS Widodo Ngawi. Untuk korban meninggal sudah dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi. Korban meninggal dikabarkan adalah seorang guru dari rombongan bus tersebut.
Pihak Satlantas Polres Ngawi masih melakukan olah TKP dan fokus mengevakuasi badan bus. Belum diketahui, berapa jumlah korban luka dari kecelakaan tersebut. [fiq/ted]






