Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) turut berkontribusi dalam pencegahan penambahan kasus polio di Surabaya. Bersama Dinkes setempat, sebanyak 119 mahasiswa ikut memberikan pelayanan imunisasi bagi masyarakat.
“Upaya ini untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan menciptakan kesadaran pentingnya vaksinasi dalam pencegahan penyakit polio,” ujar Dosen Kebidanan Unusa Lailatul Khusnul Rizki, Rabu (17/1/2024).
Di kesempatan ini, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritisnya yang didapat selama di kelas, sembari berinteraksi dengan masyarakat secara langsung. “Delegasi mahasiswa yang ditugaskan tersebar di tujuh puskesmas di beberapa kecamatan di Surabaya. SUB PIN Polio kali ini menyasar anak berusia 0-7 Tahun untuk mendapat vaksin polio,” kata Riris.
Salah seorang mahasiswa Nabilla Fauziyah mengaku jika ini merupakan pengalaman pertamanya berkontribusi dalam upaya imunisasi kepada masyarakat. Ia menyebut imunisasi ini diberikan sebanyak dua tetes tiap anak. Senang dapat memberikan manfaat langsung dalam penyediaan imunisasi kepada masyarakat. Dan kontribusi ini menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi saya,” ucap Nabilla di Puskesmas Gayungan.
Diketahui, SUB PIN Polio secara serentak digelar di seluruh wilayah di Jawa Timur. Imunisasi ini dilakukan sebagai respon atas temuan Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus lumpuh layuh akut akibat virus polio.
Bersama Dinkes Kota Surabaya, Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Unusa turut berperan aktif dalam mendukung keberhasilan program imunisasi di Kota Surabaya. Melibatkan mahasiswa dari bidang kesehatan juga menjadi langkah positif dalam memastikan bahwa pesan kesehatan dapat disampaikan secara efektif kepada masyarakat. [ipl/kun]






