Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan akan menghadapi PSS Sleman, pada akhir putaran pertama BRI Liga 1 2021/2022. Laga akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/12/2021), pukul 15.15 WIB.
Diperkirakan, laga kali ini akan menjadi duel panas. Pasalnya, kedua tim yang sama-sama berada di papan bawah ini berusaha keras menjauhi zona degradasi.
Saat ini, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir di posisi satu tingkat di atas zona merah. Sedangkan PSS Sleman lebih aman berada di urutan 11 klasemen. Meski begitu, selisih poin yang ada sangat tipis.
Di pihak Persela, 7 laga terakhir yang dilakoni tim asal kota Soto ini selalu berakhir tanpa kemenangan. Terlepas dari polemik yang menimpanya, Laskar Joko Tingkir bertekad akan bermain ngotot saat meladeni PSS Sleman, pada sore ini.
Pelatih sementara Persela Lamongan, Ragil Sudirman mengungkapkan, sejumlah persiapan telah dilakukan oleh timnya menjelang laga. Ia berkeinginan, timnya mampu menuai hasil manis.
“Kesiapan Persela menjelang laga menghadapi PSS Sleman, kondisi pemain semua fight. Kami mengharapkan, mudah-mudahan besok anak-anak main bagus, hasil maksimal,” ungkap Sudirman saat konferensi pers.
Meski gelandang serang Persela, Guilherme Batata, telah pulih dari cedera, namun diketahui Persela masih dalam kondisi kurang baik. Hal itu karena 3 pemainnya yakni Jabar Sharza, Akbar Hermawan, dan Sandy Ferizal belum dipastikan pulih 100 persen dari cederanya.
“Untuk sementara ini, tadi pagi mereka sudah ikut latihan, meski masih belum sehat full,” imbuh Sudirman.
Sudirman menambahkan, meski Persela akan tampil dengan materi pemain tak full team, namun ia menekankan kepada pemainnya agar bisa mencuri 3 poin demi mengentaskan Persela dari keterpurukan.
“Sebenarnya kita sudah berusaha memenangkan pertandingan. Jadi kami mengharapkan pemain harus tampil all out. Mengakhiri putaran pertama, mudah-mudahan besok kita mendapat 3 poin,” harapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela-lamongan”]
Lebih lanjut, Sudirman berkata, para pemain Persela akan dipaksa bermain disiplin di posisinya. Bahkan, ia menyebut, ada sejumlah pemain PSS Sleman yang perlu diwaspadai oleh pihaknya.
“Untuk pemain Sleman, yang jelas ada yang diwaspadai, terutama pemain depannya. Jadi kami mengharapkan pemain Persela harus disiplin dalam posisi,” tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Bek Kanan Persela Birrul Walidain. Ia menyampaikan, para pemain siap tampil mati-matian saat menghadapi PSS Sleman. Hal itu dilakukan demi menyelamatkan Persela dari bayang-bayang degradasi.
“Alhamdulillah kondisi kita semua sehat, untuk menjelang pertandingan besok, kami siap mati-matian dalam putaran pertama yang terakhir, untuk memperbaiki klasemen,” tandas Birrul.[riq/ted]






