Jakarta (beritajatim.com) – Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan transformasi besar dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).
Menurutnya, perubahan ini diperlukan agar event olahraga di Indonesia tidak berjalan seperti biasa, tetapi dapat menghadirkan kualitas yang lebih baik dan berkelanjutan.
Dilansir dari laman resmi KONI Pusat, Marciano menegaskan, untuk mencapai tujuan tersebut, pihaknya berani melakukan koreksi total terhadap berbagai aspek penyelenggaraan PON.
Ia menyebutkan bahwa tanpa perubahan yang berani, prestasi olahraga Indonesia akan sulit berkembang dan tidak dapat mencapai hasil yang maksimal.
“Kita melakukan transformasi penyelenggaraan event olahraga supaya tidak begitu-begitu saja, tetapi kita juga berani melakukan koreksi total,” tegas Marciano.
“Tanpa perubahan yang berani, prestasi kita juga tidak akan tercapai,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Marciano menjelaskan bahwa transformasi ini adalah bagian dari tanggung jawab KONI kepada masyarakat Indonesia.
KONI berkomitmen untuk membawa olahraga Indonesia ke level yang lebih tinggi, sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat serta membawa kebanggaan bagi bangsa.
Ia juga menekankan bahwa perubahan yang dilakukan bertujuan untuk menciptakan prestasi yang lebih baik bagi atlet Indonesia.
Menurut Marciano, prestasi yang gemilang tidak hanya akan memenuhi ekspektasi publik, tetapi juga memberikan kehormatan bagi para atlet yang telah berjuang keras dalam meraihnya. [faw/aje]






