Jember (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengajukan dana hibah untuk kegiatan tahun anggaran 2026 kepada pemerintah daerah setempat.
“Saya berusaha bijaksana, sudah kami ajukan penganggaran hibah untuk APBD 2026. Kami sudah luncurkan, karena dana hibah pengajuannya ke bupati. Itu merupakan kewajiban moral kami dalam memegang organisasi, terlepas nanti siapa yang akan melanjutkan menjadi ketua,” kata Ketua KONI Jember Sutikno, Rabu (13/8/2025).
Sutikno menyerahkan kebijakan sepenuhnya kepada Bupati Muhammad Fawait untuk menentukan nominal dana hibah bagi KONI Jember. “Yang penting kami melaksanakan tugas secara moral,” katanya.
Sutikno enggan menyebut jumlah dana hibah yang diajukan. Namun. menurutnya, nominal dana hibah akan disesuaikam dengan kebutuhan cabang olahraga.
KONI Jember menerima dana hibah terakhir kali pada 2022 pada saat pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur di Jember. Tahun-tahun berikutnya, dana pembinaan cabang olahraga melekat pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
Kini Sutikno berharap dana pembinaan olahraga diberikan dalam bentuk hibah agar bisa dikelola sendiri oleh KONI dan pengurus cabang olahraga. Dengan demikian, menurutnya, tidak ada cabang olahraga yang merasa terabaikan dalam hal pendanaan.
Sutikno mengatakan, selama ini koordinasi antara Dispora dengan KONI Jember masih belum maksimal. Ini berdampak pada belum optimalnya alokasi anggaran untuk cabor yantg menjadi anggota KONI Jember. “Kalau kemarin Dispora berkoordinasi baik dengan KONI, sebetulnya enggak blank,” katanya. [wir]






