Surabaya (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur menjalin kerjasama dengan Pemerintah China di bidang olahraga. Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Ketua Umum KONI Jatim, M Nabil, dengan Konsulat Jenderal (Konjen) China di Surabaya, Xu Yong, Sabtu (24/2/2024).
Nabil menjelaskan bahwa inti dari kerjasama ini adalah untuk meningkatkan prestasi atlet Wushu Jawa Timur. Wushu sendiri merupakan salah satu cabang olahraga favorit di Indonesia, dan Jawa Timur memiliki banyak atlet Wushu berprestasi.
“Kami menjelaskan bahwa Jatim punya prestasi baik di Wushu. Kalau berlaga di PON kita tidak hanya mencari emas, tapi sudah juara umum di PON Papua dan kami punya target besar di PON Sumut nanti,” ujar Nabil.
Nabil menambahkan bahwa Jawa Timur memiliki ketergantungan terhadap China sebagai negara asal olahraga Wushu. Oleh karena itu, program try out atau training camp selalu digelar di China.
“Konjen China di Surabaya mendukung kalau mau keluar negeri (ke China) silahkan koordinasi dengan mereka, itu menyenangkan sekali bagi kami. Dan, kegiatan ini sebagai bentuk kerjasama dalam bidang olahraga tentang apa yang harus dilakukan KONI Jatim dan Wushu Jatim,” tambah Nabil.
Dengan dukungan dari Konjen China ini, Nabil berharap prestasi atlet Wushu Jatim dapat meningkat. Bahkan, tak menutup kemungkinan cabor-cabor lain akan try out ke China.
“Karena selain Wushu, China memiliki prestasi yang mendunia untuk beberapa cabor seperti senam, angkat besi, loncat indah, dan beberapa cabor lainnya. Sehingga China bisa dijadikan rujukan untuk berlatih, ujicoba atau mendatangkan pelatih,” kata Nabil. [way/beq]






