Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemandangan menarik dunia otomotif terlihat dalam perayaan HUT ke 77 Provinsi Jawa Timur yang digelar Bakorwil Bojonegoro selama dua hari.
Berderet motor lawas dipajang. Motor-motor keluaran tahun 1950an itu bahkan masih banyak yang terlihat baru.
Salah seorang penggemar motor lawas, asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro Wahyu mengungkapkan mengoleksi motor lawas memiliki kepuasan tersendiri.
Karena, tidak banyak orang yang memiliki. Meskipun, ada beberapa hal yang membuat repot. Terutama untuk mendapatkan onderdil.
Untuk mendapatkan onderdil motor-motor gede yang sebagian besar keluaran Eropa dan Amerika Serikat itu harus melakukan hunting mencari barang second atau inden dari luar negeri. “Tetapi ada juga mekanik yang bisa mengakali dengan membuat sendiri,” ujarnya, Senin (14/11/2022).
Selain itu, untuk saling berbagi, pemilik kendaraan motor gede (moge) di Bojonegoro ini, membentuk sebuah komunitas. Mereka bergabung di Komunitas Motor Antik Club (MAC) Indonesia, di Bojonegoro. Anggotanya kini terdiri sekitar 25 orang dengan jumlah motor sekitar 40 unit lebih.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bojonegoro”]
MAC Bojonegoro, lanjut dia, juga pernah menjadi tuan rumah Jambore Nasional ke 14 di tahun 2009 lalu. Beberapa koleksi motor lawas yang ada di MAC Bojonegoro diantaranya, jenis Norton, BMW, Triumph, BSA keluaran Inggris, kemudian Royal Enfield, dan Matchless Twin. [lus/ted]







