Pamekasan (beritajatim.com) – Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi kembali menyampaikan komitmennya mewujudkan potensi bakat muda Madura, menjadi atlet pesebakbola profesional.
Komitmen tersebut bukan tanpa alasan, tetapi ditunjukkan melalui program Madura United Football Academy (MUFA) yang digagasnya. Sekaligus menyertakan mereka pada berbagai turnamen maupun kompetisi kelompok umur.
Bahkan melalui program tersebut, terdapat sejumlah pemain muda yang mulai merasakan kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1. Semisal Fawaid Ansory, Febian Tri Yanto, Feby Ramzi Wirawan, Moh Kevy Syahertian, serta sejumlah pemain muda lainnya.
“MUFA adalah wujud komitmen kami untuk memberi kesempatan kepada anak-anak muda Madura, menuju pesepakbola profesional,” kata Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi, Selasa (16/5/2023).
Baca Juga: Bos Madura United: Tolong Segera Putuskan
Guna mendukung program tersebut, pihaknya juga menyiapkan beragam fasilitas pendukung. Di antaranya keberadaan Madura United Training Ground (MUTG) yang dipusatkan di kompleks Stadion R Soenarto Pamekasan.
“Dulu kita masih belum sempurna, sekarang kita sudah siap dan harus siap. Semua infrastruktur sepakbola sudah kami siapkan untuk anak-anak Madura,” ungkapnya.
Dari itu pihaknya mengajak seluruh pemuda berbakat Madura, agar berpartisipasi dan ambil bagian melalui program MUFA 2023. “Ayo siapkan kalian menjadi pemain sepakbola, insya’ Allah tercapai. Dari Madura untuk Indonesia,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Madura United FC melalui program MUFA kembali membuka pendaftaran dengan menerapkan dua gelombang berbeda. Gelombang pertama dimulai pada 15-21 Mei 2023, gelombang kedua dibuka mulai 22-28 Mei 2023 mendatang. [pin/beq]






