Surabaya (beritajatim.com) – Pemain muda berusia 13 tahun, Komang Ailin, mencuri perhatian publik sepak bola Jawa Timur usai tampil gemilang di Turnamen Hydroplus U15 & U18 yang digelar di Lapangan Bogowonto, Surabaya. Pemain dari LH Bulog Jawa Timur itu tampil menonjol di posisi gelandang berkat teknik dan visi bermain yang matang untuk usianya.
Didampingi sang ibu, Putu Ari, Ailin bercerita bahwa perjalanannya di dunia sepak bola dimulai sejak tinggal di Singapura. Saat itu, ia bergabung dengan sekolah sepak bola campuran putra dan putri sebelum akhirnya pindah ke Bali untuk melanjutkan latihan dan mengembangkan karier.
“Awalnya kita tinggal di Singapore, karena pingin berkembang kita pindah ke Bali. Dia ikut sama kakaknya di sekolah sepak bola yang sama, jadi bukan khusus perempuan tapi campur putra dan putri. Dari sini dia berkembang hingga ditawari oleh tim LH Bulog untuk bergabung,” kata Putu Ari saat ditemui di Surabaya, Senin (27/10/2025).
Perjalanan Ailin di sepak bola tak lepas dari peran sang kakak yang kini bermain di Batavia FC, klub peserta Liga 3 di Jakarta. Dari sosok itulah Ailin mendapat inspirasi untuk terus berlatih dan mengasah kemampuannya.
“Yang membuat dia seperti ini sang kakak, karena memang dekat dengan sang kakak dan menginspirasi. Meski di usia segini belum bisa konsisten, kadang masih malas latihan kalau sedang suka menggambar,” imbuhnya.
Putu Ari juga mengapresiasi penyelenggaraan turnamen usia muda seperti Hydroplus U15 & U18 yang membuka ruang lebih luas bagi pemain perempuan. Ia menilai, kompetisi berjenjang menjadi wadah penting bagi anak-anak perempuan untuk mengembangkan bakat dan mendapatkan pengalaman bertanding.
“Adanya liga putri ini luar biasa, kita benar-benar apresiasi. Anak-anak bisa mengembangkan bakat dan dapat kesempatan lebih banyak lagi. Semoga turnamen ini berlanjut dan PSSI atau ASBWI bisa bikin lebih banyak kegiatan seperti ini,” ujarnya penuh harap.
Meski memiliki darah campuran Indonesia–Amerika Serikat, Ailin dan keluarganya telah berkomitmen untuk melanjutkan karier sepak bola di Indonesia. Sang ibu menegaskan, jika nanti harus memilih kewarganegaraan, Ailin akan memilih menjadi warga negara Indonesia demi kariernya di sepak bola nasional. [way/beq]






