Ponorogo (beritajatim.com) – Di tengah pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan berakhirnya, Pemerintah terus melakukan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi bukan hanya dilakukan oleh pemerintah saja, namun instansi terkait. Di Ponorogo, kegiatan vaksinasi juga dilakukan oleh TNI dan Polri. Selain lanjut usia (lansia) dan pra lansia, vaksinasi juga dilakukan untuk masyarakat yang berumur 18 tahun ke atas.
“Selain Pemda setempat dan Polri, kami juga melakukan vaksinasi,” kata Dandim 0802 Ponorogo, Letkol Inf Muhammad Radhie Rusin, Kamis (1/7/2021).
Kodim 0802 Ponorogo, kata Radhie Rusin menargetkan ada 1000 orang per hari yang tervaksinasi. Sehingga dalam waktu 10 hari, bisa mencapai 10 ribu orang yang tervaksinasi. Dia berharap herd immunity (kekebalan kelompok) segera terbentuk di wilayah Ponorogo. Untuk itu, dirinya mengerahkan Koramil yang berada di naungan Kodim 0802 Ponorogo untuk jemput bola mendata warga yang akan divaksinasi.
“Bagi warga yang ingin vaksinasi, bisa ke koramil terdekat. Petugas nanti akan mendata dan menjadwalkan vaksinasinya,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”update-covid-ponorogo”]
Selain target harian sebanyak 1000 orang per hari tervaksinasi, Kodim 0802 Ponorogo juga akan mengadakan kegiatan vaksinasi yang dipusatkan di satu tempat. Kegiatan itu dinamakan serbuan vaksinasi. Dalam kegiatan itu, nantinya akan menarget 2500 ribu orang bisa tervaksinasi. Untuk kegiatan serbuan vaksinasi, tentu jadwalnya akan menyesuaikan dengan Polri dan Pemkab setempat. Sebab, petugas vaksinatornya juga terbatas.
“Tentu untuk mencapai target itu, kami akan melakukan sinergi dengan Polri dan Pemkab Ponorogo. ,” katanya.
Letkol M. Radhie Rusin menambahkan bahwa kegiatan serbuan vaksinasi tersebut, merupakan perintah dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Presiden melipatgandakan target menjadi 2 juta per hari. Maka Kodam yang sebelumnya ditarget 219 ribu, berubah menjadi 436 ribu. Nah, jumlah itu dibagi tiap Kodim diberi tanggungjawab vaksinasi sebanyak 10 ribu orang, dengan tenggat waktu selama 10 hari.
“Kami sudah melaksanakan selama 2 hari, bahkan sehari ada yang bisa mencapai 1700 orang. Ya harapan kami setiap hari bisa melebihi target. Untuk pasokan vaksin aman-aman saja,” pungkasnya.(end/ted)






