Pasuruan (beritajatim.com) – Ganjar Pranowo, calon presiden dari PDIP untuk tahun 2024, menerima doa dan harapan besar dari kalangan kiai dan santri Pasuruan. Mereka mendoakan kesuksesan Ganjar sebagai pemimpin masa depan serta berharap agar ia memimpin Indonesia menuju kemajuan yang lebih baik.
Ganjar bersama istri tercinta, Siti Atikoh, mengunjungi beberapa kiai terkemuka di Pasuruan, Jawa Timur. Kunjungan tersebut mencakup pertemuan dengan KH Idris Hamid, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan, dan KH Muhammad Syaeful Huda, pengasuh Ponpes Nurul Islam Pasuruan.
Para kiai dan keluarga mereka dengan hangat menyambut Ganjar selama kunjungan tersebut. Mereka secara bersama-sama mendoakan agar Ganjar sukses dalam perannya sebagai pemimpin di masa depan. “Semoga Pak Ganjar menjadi presiden. Sukses menjadi pemimpin yang amanah dan tidak melupakan NU,'” ucap istri KH Idris Hamid, Hj Kuni Zakiyah Idri, Sabtu (22/9/2023).
Saat tiba di Ponpes Nurul Islam, Ganjar juga disambut dengan penuh hormat oleh KH Muhammad Syaeful Huda dan para ulama lainnya. Sejumlah alih ulama ikut mendoakan kesuksesan Ganjar dalam memimpin Indonesia ke depan.
“Para ulama mendoakan dengan harapan, Pak Ganjar bisa memimpin Indonesia, dan menjadikan negeri ini baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur. Semoga Pak Ganjar diberi kekuatan lahir bathin dan mendapat pertolongan dari Allah,” ujar para ulama saat mendoakan Ganjar di Ponpes Nurul Islam.
Selain dukungan dari kalangan kiai, sejumlah santri Pasuruan juga menyampaikan doa dan harapan mereka untuk Ganjar. Ketika Ganjar mengunjungi Ponpes Salafiyah, ratusan santri bersatu untuk mendoakan agar Ganjar berhasil menjadi presiden.
“Senang sekali bertemu Pak Ganjar. Beliau sangat tampan, baik hati, dan tidak sombong. Semoga Pak Ganjar terpilih sebagai presiden dan bisa menjaga rakyat Indonesia. Amiin.” kata salah satu santri Dian Nafisah.
Selain mengunjungi ulama, Ganjar juga ziarah ke makam ulama terkemuka Pasuruan, KH Abdul Hamid Pasuruan. Saat ziarah tersebut, ratusan warga setempat menyambut Ganjar dengan meriah.
Ganjar menjelaskan bahwa kunjungan ke para ulama dan ziarah ke makam ulama adalah untuk menjalin silaturahmi. Ia mengambil banyak pelajaran berharga dari para tokoh ulama ini. “Para ulama ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam ilmu agama, tetapi juga dalam aspek sosial. Mereka semua adalah teladan,” kata Ganjar.
Ganjar sangat mengagumi KH Abdul Hamid Pasuruan, ulama asal Lasem Rembang. Menurutnya, Mbah Hamid Pasuruan terkenal karena lemah lembut dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.
“Hampir semua ulama besar yang kita kenal cenderung lemah lembut, moderat, dan memiliki nilai-nilai sosial yang tinggi. Kebaikan hati mereka menjadi teladan bagi kita. Kita bisa belajar budi pekerti yang mulia dari mereka dan harus kita tiru,” tambahnya. (ada/kun)
BACA JUGA : Ke Unitomo Surabaya, Ganjar Pranowo Disambut Adik Mahfud MD






