Ringkasan Berita:
- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan KCL Singhasari membuka dua program magister baru pada September 2027.
- Dua program studi tersebut adalah Digital Law dan Advance Cyber Security yang akan memperkuat pengembangan SDM berdaya saing global.
- Mahasiswa angkatan pertama KCL Singhasari mendapat apresiasi atas capaian akademik dan hasil riset yang dinilai impresif.
- Pendaftaran Beasiswa LPDP King’s College London Singhasari Program Master 2026 masih dibuka hingga 30 Juni 2026.
Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan King’s College London (KCL) Singhasari, Malang, akan membuka dua program studi (prodi) baru jenjang magister, yakni Digital Law dan Advance Cyber Security, yang ditargetkan mulai berlangsung pada September 2027.
Kepastian tersebut disampaikan Khofifah usai menerima kunjungan University Rector for Indonesia and Southeast Asia King’s College London, Prof. Simon Tenner, bersama Head of Operations KCL Singhasari, Suneeta Nathan, di Surabaya, Kamis (18/6/2026) malam.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan King’s College London dalam penguatan sumber daya manusia melalui program pendidikan magister berstandar internasional.
“Alhamdulillah, kami menerima langsung kunjungan Rektor KCL UK di Jawa Timur. Dan kami membahas perkembangan program kerja sama penguatan SDM berskala global yang telah berjalan melalui program magister hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan King’s College London ini,” ujar Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut Prof. Simon Tenner menyampaikan apresiasi terhadap capaian mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam angkatan pertama (first cohort) KCL Singhasari.
Menurutnya, para mahasiswa berhasil menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan, termasuk menghasilkan berbagai riset yang dinilai berkualitas.
“Professor Simon meng-update mengenai first cohort. Hasil dari mahasiswa first cohort ini luar biasa. Risetnya bagus-bagus. Saat ini mereka sedang menyelesaikan disertasi dan menurut Pak Rektor tadi hasilnya impresif. Bagus sekali anak-anak kita ini,” ungkapnya.
Keberhasilan angkatan pertama tersebut menjadi dasar pengembangan program studi baru yang dinilai relevan dengan kebutuhan transformasi digital dan keamanan siber di masa depan.
Khofifah mengatakan dua program baru tersebut akan difinalisasi melalui penyusunan silabus dan tujuan pembelajaran dengan tetap mengedepankan penguatan kepemimpinan serta kompetensi teknologi.
“Di 2027 mendatang, Insya Allah akan ada dua program baru berkaitan dengan Digital Law dan Advance Cyber Security. Nanti akan dibahas mengenai silabus dan objektifnya, tapi saya minta agar setiap program mengedepankan leadership dan keahlian cyber security,” jelasnya.
Ia berharap seluruh program yang dikembangkan tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan.
“Program ini sangat dibutuhkan tetapi intinya harus menghasilkan dampak. Maka dari itu, kalau bisa harus ada workshop-workshop leadership yang kuat. Dan King’s College London ini memiliki expertise yang sangat baik sehingga kami berharap bisa banyak memberikan referensi di bidang leadership,” lanjut Khofifah.
Sementara itu, University Rector for Indonesia and Southeast Asia King’s College London, Prof. Simon Tenner, mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan pendidikan tinggi kelas dunia melalui KCL Singhasari.
Ia berharap kolaborasi tersebut terus berkembang melalui penguatan riset dan peningkatan kualitas lulusan yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“First cohort ini nanti akan diwisuda. Jadi saya mengundang Bu Gubernur untuk datang ke Singhasari dan menyaksikan langsung. Dan kalau memungkinkan, kami juga ingin mengundang beliau di wisuda lulusan KCL langsung di London. Kami tentu berharap dengan ini bisa membuka jalan agar partnership kita semakin kuat,” tuturnya.
Sebagai informasi, pendaftaran Beasiswa LPDP King’s College London Singhasari Program Master Tahun 2026 masih dibuka mulai 29 Mei hingga 30 Juni 2026.
Pada tahun ini tersedia dua program studi, yaitu MSc Digital Economies dan MA Digital Futures. Calon mahasiswa dapat mengikuti proses pendaftaran melalui skema LPDP dengan memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris, di antaranya TOEFL iBT minimal 100 atau IELTS minimal 6,5 sesuai ketentuan yang berlaku.
Pembukaan dua program baru pada 2027 diharapkan semakin memperkuat posisi KCL Singhasari sebagai pusat pengembangan talenta digital Indonesia sekaligus mendukung kebutuhan sumber daya manusia di bidang hukum digital dan keamanan siber. [tok/beq]






