Surabaya (beritajatim.com) – Kheindra El Pramudianta, bocah berusia 12 tahun asal Blitar, Jawa Timur, mencoba menggapai mimpinya menjadi pebulutangkis dunia dengan mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2024. Ini adalah kali pertama Kheindra mengikuti seleksi dan ia berharap bisa mendapatkan Super Tiket.
Kheindra mengaku menyesal karena tidak ikut audisi di tahun-tahun sebelumnya. Ia merasa bahwa proses seleksi ini memberikan banyak pembelajaran dan pengalaman berharga. “Bertemu lawan yang kuat dan bisa melihat langsung idola bulutangkis seperti Liliyana Natsir dan Kevin Sanjaya adalah pengalaman yang sangat berharga,” ujarnya.
Ia optimistis bahwa langkahnya untuk menjadi atlet bulutangkis profesional akan terwujud setelah menginjakkan kaki di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. Dengan persiapan matang selama dua tahun terakhir, Kheindra yakin bisa mencapai tahap karantina.
Legenda Bulutangkis Indonesia Pantau Bakat Baru
Legenda bulutangkis Indonesia, Susy Susanti, kembali menjadi bagian dari Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2024. Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 ini menilai bahwa antusiasme peserta tahun ini merupakan angin segar bagi regenerasi bulutangkis Indonesia.
“Tingginya animo peserta yang disertai dengan kemampuan teknik yang merata, baik dari Jawa maupun luar Jawa, menunjukkan tren positif bagi bulutangkis Indonesia,” kata Susy.
Susy juga mengapresiasi peserta yang mengikuti audisi lebih dari satu kali. Menurutnya, mereka memiliki daya juang dan jiwa petarung yang menjadi modal penting bagi seorang atlet. “Kegagalan bagi mereka bukan akhir, tetapi pelajaran untuk terus berjuang,” paparnya.
Mata Rantai Regenerasi Bulutangkis Terjaga
Selain Susy, pasangan ganda campuran peraih emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad, juga terlibat sebagai Tim Pencari Bakat. Mereka sepakat bahwa regenerasi bulutangkis harus terus dijaga dan proses perekrutan sejak usia dini sangat penting.
“Kami senang melihat banyak peserta yang memiliki jiwa petarung di Audisi Umum 2024 ini. Ini modal penting untuk menjaga tren positif bulutangkis Indonesia, terutama medali Olimpiade,” ujar Tontowi.
Audisi Umum PB Djarum 2024 diikuti oleh 1.966 peserta dari berbagai daerah, mulai dari Sumatera hingga Papua, dan berlangsung dari 10 hingga 14 September di GOR Djarum Jati, Kudus. [way/beq]






