Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) menyelenggarakan wisuda periode ke-71 tahun 2023 pada Jumat dan Sabtu (18-19/10/2023). Wisuda periode ini terasa istimewa karena diwarnai dengan kelulusan ulama NU KH Marzuqi Mustamar.
“Jadi wisuda kali ini terasa istimewa karena ada tokoh yang akan kita wisuda, misalnya K.H Marzuqi Mustamar, termasuk juga Rais Syuriah kabupaten Kiai Zainal Arifin. Bisa jadi juga ada beberapa pejabat di S2 dan S3 yang lain,” ujar Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.
Tercatat juga K.H Marzuqi Mustamar dinobatkan sebagai lulusan terbaik jenjang Doktor dengan IPK 3,81 dalam waktu 5,7 semester predikat dengan pujian. Selain itu, wisuda periode 71 ini berbeda dengan periode lain karena berlangsung pada hari jumat dan sabtu. Hal itu karena pada Minggu 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional.
Baca Juga: Warga Gresik Keberatan Munculnya Rencana Retribusi Sampah
“Hari jumat, kita lakukan setelah jumatan. Begitu mulianya hari jumat kita gunakan sebagai wisuda. Yang diwisuda lumayan banyak. Di sisi lain, banyak diantara wisudawan sudah bekerja sebelum lulus karena kita sudah membangun kerja sama dengan BUMN dan BUMS dalam program magang.
“Alumni kami s2 dan s3 utamanya diminati lembaga lain untuk direktrut. Banyak lembaga yang menyurati kami untuk mereka mengirim tenaga pada kami,” ungkap Rektor.
Ditambahkan oleh Wakil Rektor 1 Unisma, Prof. Junaidi Mistar Ph.D., total mahasiswa yang diwisuda berjumlah 1337, wisudawan hari Jumat berjumlah 679 dari 5 Fakultas dan Pascasarjana. Kemudian pada Sabtu pagi berjumlah total 658 dari 6 Fakultas.

“Istimewanya karena dalam penyelenggaraannya ada Kiai Marzuqi Mustamar yang menyelesaikan studi 5,7 semester, dengan IPK 3,81 predikat dengan pujian. Kita juga memberi penghargaan lulusan terbaik dan penghargaan dari mitra bank. Ada juga penghargaan kepada SMA yang mengirimkan siswanya terbanyak ke Unisma, ada 10 sekolah,” ungkap Prof Jun.
Baca Juga: Jokowi Diharap Bahas Palestina saat Bertemu Putra Mahkota Arab Saudi
Selain Kiai Marzuqi, Unisma juga menobatkan seorang pria berusia 66 tahun sebagai lulusan terbaik jenjang magister. Ia bernama lengkap Lukman Affandhy S., M.Pt dengan IPK 4,00 dengan masa studi 3 semester.
“Saya kerja di BRIN, kebetulan saya sebagai peneliti sudah menghasilkan banyak Jurnal Scopus Q1 dan Q2, mungkin lebih 5 lah. Jadi saya lulus melalui jalur konversi dengan tesis. Saya terus semangat karena disemangati orang-orang di sekitar,” ujar Lukman asal Pasuruan.
Ia berpesan kepada mahasiswa yang masih berusia muda agar terus semangat dalam belajar. Di samping itu, harus semangat dalam penelitian dan ditulis menjadi jurnal.
Baca Juga: Direktur RSUD Jombang Dampingi Pj Bupati Sugiat dan Forkopimda dalam ‘Hospital Tour’
“Saya tiap tahun minimal ada 3 jurnal internasional. Saya kuliah di Unisma ini merasa cocok karena banyak diskusi. Saya kira perlu kolaborasi dan kerjasama dengan institusi, teman dan dosen. Jangan takut mengemukakan ide dan terus update dengan perkembangan zaman, jangan hanya teori harus punya ide sendiri,” kata Lukman memberi pesan pada mahasiswa lain. (dan/ian)






