Sidoarjo (beritajatim.com) – Warga Nahdliyyin atau orang Nahdlatul Ulama tidak wajib harus memilih paslon 01. Penegasan itu disampaikan KH Irfan Yusuf saat berkampanye di Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (31/3/2019).
“Saya orang NU dan pengurus NU di pusat. Saya memilih dan mencoblos Paslon 02, tidak mau mencoblos Paslon 01,” kata Gus Irfan saat berkampanye di depan ribuan pendukung Prabowo-Sandi.
Gus Irfan menyampaikan, untuk masalah memilih, tidak boleh di paksa-paksa. Pemaksaan adalah tidak baik. Silakan gunakan pilih secara baik dan pilih calon pemimpin yang baik.
[berita-terkait number=”3″ tag=”prabowo-sandi”]
“Saya dan keluarga Pondok Tebuireng yang hadir di panggung kampanye, dan Gus Hasib Pondok Tambak Beras yang dalam perjalanan, akan tetap memilih dan mendukung Paslon Prabowo-Sandi,” papar Gus Irfan. (isa/ted)






