Monchengladbach (beritajatim.com) – Striker Bayern Munchen Harry Kane sedang on fire dengan selalu mencetak gol di delapan laga terakhir. Tetapi, tren tersebut terhenti Sabtu malam (25/10/2025) ketika menghadapi Borussia Monchengladbach pada spieltag kedelapan Bundesliga.
HurriKane–julukan Kane–bukan sekadar gagal mencetak gol. Kapten timnas Inggris itu juga tidak membukukan assist pada laga yang dimainkan di Borussia-Park itu. Dan, salah satu penyebabnya adalah keberadaan bek timnas Indonesia Kevin Diks.
Diks dan Kane sama-sama menghuni starting XI. Mereka juga bermain penuh 90 menit. Tetapi, dari 11 tembakan tepat sasaran Bayern sepanjang laga, tidak ada satu pun yang berujung gol bagi Kane.
Keberhasilan Diks membuat Kane mati kutu kali ini memperpanjang catatan positif setiap kali melawan mantan striker Tottenham Hotspur itu. Sebelumnya, Diks telah bersua Kane di Liga Champions dua musim lalu ketika masih berkostum FC Kobenhavn. Kala itu, Kane juga main sebagai starter tetapi gagal memberikan kontribusi gol meski Bayern mencetak 2 gol.
Sayangnya, performa heroik Diks gagal menghindarkan Monchengladbach dari kekalahan 0-3 atas Bayern. Kekalahan tersebut membuat Monchengladbach tidak bergerak dari posisi juru kunci Bundesliga dengan baru mengemas 3 poin dari 8 spieltag.
Sebaliknya, Bayern kian perkasa di pucuk klasemen dengan 24 poin hasil sapu bersih 8 spieltag. Total, Bayern memenangi 13 laga mereka musim ini. Itu menyamai rekor start terbaik yang sebelumnya dicatatkan oleh AC Milan musim 1992–1993.
“Kami telah memberikan upaya terbaik. Tetapi, hasil belum memihak. Tetap semangat untuk laga selanjutnya!” takarir Instagram Monchengladbach. (dio)






