Malang (beritajatim.com) – Ketua STIE Malangkuçeçwara (ABM) Drs. Bunyamin, MM., Ph.D menegaskan pentingnya peran dunia pendidikan dalam membangun sportivitas di dunia olahraga, khususnya sepak bola di Malang. Menurutnya, pendidikan berkontribusi besar dalam membentuk karakter atlet yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“ABM banyak memberikan dukungan, tidak hanya sebagai sponsor futsal dan gym, tetapi juga dalam mendukung persepakbolaan Malang melalui Persema,” ujar Bunyamin dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, manajer Persema saat ini merupakan alumni ABM. Hubungan erat antara alumni dan almamater menunjukkan adanya ikatan kuat yang membentuk chemistry solid dalam komunitas mereka.
“Barangkali istilah yang tepat bukan sekadar olahraga, tapi sport. Di dalam sport itu ada unsur sportivitas. Kalau sportivitas dijunjung tinggi, pemain tidak akan mudah terprovokasi, baik oleh umpatan maupun situasi panas di lapangan,” tambahnya.
Bunyamin menekankan bahwa sportivitas harus menjadi fokus utama dalam pengembangan dunia olahraga. Ia menilai selama ini banyak pihak yang lebih menyoroti aspek teknis, seperti strategi bermain, tanpa cukup memperhatikan pentingnya sikap sportif.
“Kalau sportivitas sudah kuat, urusan teknis dan strategi akan lebih mudah diperbaiki. Karena itu, kita perlu melibatkan akademisi dan seluruh masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dunia akademik sejak lama telah menanamkan nilai-nilai sportivitas. Karena itu, kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia olahraga dinilai penting untuk membangun iklim kompetisi yang sehat dan berintegritas di Malang. [dan/beq]






