Jember (beritajatim.com) – Madini Farouq, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Paŕtai Persatuan Pembangunan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebut mantan bupati Faida kakaknya.
“Beliau ini ibarat kakak saya., karena dari sisi usia beliau lebih senior daripada saya,” kata Madini, usai menerima pendaftaran Faida menjadi calon bupati di kantor DPC PPP Jember, Minggu (19/5/2024).
Selain itu, menurut Madini, Faida mengaji kepada sang ibunda Nyai Hj Wahibah Farouq. “Bagi kami Pondok Pesantren Riyadus Sholihin, bagi saya, Bu Faida bukan orang lain,” katanya.
Faida adalah bupati Jember periode 2016-2021. Pada akhir masa jabatannya, ia dilengserkan oleh 50 orang anggota DPRD Jember, termasuk lima legislator PPP.
Dengan rekam jejak itu, Madini menilai kedatangan Faida ke PPP Jember adalah upaya untuk memperbaiki masa lalu.
“She’s back to recovery. Dia datang untuk memperbaiki. Dan kita harus memberikan kesempatan. Orang kalau ingin memperbaiki yang kurang baik di masa lalu harus kita beri kesempatan,” kata Madini.
Secara pribadi Madini punya ikatan ‘chemistry’ lebih dekat dengan Faida? “Ya bisa dilihat bagaimana tadi saya secara spontan ketika beliau baca salawat, itu tidak ada janjian. Spontan saja saya ingin mendampingi beliau baca salawat,” kata Madini.
“Mudah-mudahan dengan barokah salawat, Allah SWT memberi yang terbaik untuk kami berdua dan masyarakat Jember,” kata Madini.
Sementara itu Faida berjanji mengalokasikan anggaran Rp 1 triliun untuk pembangunan infrastruktur jalan. “Agar pembangunannya bisa tuntas sampai ke pelosok-pelosok,” katanya. [wir/aje]






