Pasuruan (beritajatim.com) – Sempat viral orang tua Bripka Rendy Bagus Hari Sasongko sebagai anggota dewan DPRD Kabupaten Pasuruan di sosial media. Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan M Susiono Fauzan menepis informasi itu.
Dalam konfrensi pers yang dilakukan DPRD Kabupaten Pasuruan menyangkal adanya anggota DPRD Kabupaten Pasuruan yang bernama Niryono. Dion sapaan akrab Ketua DPRD Pasuruan itu mengkonfirmasi bahwa tidak ada nama anggota dewan DPRD Kabupaten Pasuruan yang bernama Niryono dan tidak mengenal wajah orang tua tersangka.
“Tidak benar bahwa orang tua RBHS merupakan anggota DPRD, orang tua hanya tengkulak gabah. Saya juga tidak pernah melihat wajah orang tersebut di jajaran anggota dewan,” ucapnya kepada awak media, Senin (6/12).
Tak hanya itu Dion juga mengapresiasi pihak kepolisian yang sudah menangani kasus dengan cepat. Menurutnya kasus yang menyita perhatian publik ini tersangka RBHS dihukim seberat beratnya.
Dion juga mengecam perilaku dan tindakan RBHS tidak mencerminkan aparat penegak hukum. Hal ini dibuktikan dengan prilaku RBHS yang tidak sepatutnya.
“Saya mengecam prilaku dan tindakan dari RBHS yang tidak mencerminkan aparat penegak hukum. Saya juga mendukung langkah tegas polri terhadap kasus yang ramai di dunia sosial ini dan memberikan sanksi yang tegas terhadap pelaku,” imbuhnya.
Dion berharap untuk warga Kabupaten Pasuruan khususnya agar tetap tenang dan menjaga kondusifitas. “Saya berharap kepada warga untuk tetap tenang dan menjaga kondusifitas daerah kita,” tutupnya pada awak media. [ada/but]






