Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Dewan Cabang PSHT Surabaya melarang anggotanya untuk melakukan konvoi dan arak-arakan usai pengesahan warga baru yang berlangsung di Kodiklatal, Perak Surabaya, Jumat (28/07/2023) malam.
“Cukup mendoakan adik adik yang disahkan dari rumah saja. Jadi tidak boleh menuju ke tempat pengesahan, tidak boleh konvoi, tidak boleh arak-arakan,” ujar Sudamiran ketika dihubungi beritajatim.com.
Selain melarang anggotanya untuk konvoi dan arak-arakan, mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya itu juga menjelaskan jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polrestabes Surabaya, Polres Gresik dan Polres Sidoarjo. Hal ini dilakukan untuk menghindari massa dari luar Surabaya yang menuju tempat pengesahan PSHT Surabaya.
“Karena mendatangi tempat pengesahan adalah bagian tradisi untuk mendoakan adik-adiknya yang bergabung menjadi warga baru,” imbuh Sudamiran.
Baca Juga: Ribuan PSHT Akan Datang ke Surabaya Hari Ini, Kepolisian Beri Himbauan Tegas
PSHT Surabaya juga mengirimkan 165 Pengamanan Internal (Pamter) untuk meminimalkan gesekan baik sebelum pengesahan dan sesudah pengesahan. “Ada 165 pamter yang telah dididik khusus untuk mengamankan internal kita,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, PSHT Surabaya mengesahkan warga baru di Kodiklatal, Krembangan, Perak, Jumat (28/07/2023) malam. Agar tidak mengganggu situasi kamtibmas di Kota Surabaya, Polisi mengerahkan 1738 personel gabungan dari TNI, Polda Jatim, dan Polrestabes Surabaya.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi menjelaskan bahwa ada 18 pos penyekatan yang telah disiapkan oleh Polrestabes Surabaya. Utamanya di Bundaran Cito, Merr Gunung Anyar, Terminal Benowo, Kedung Cowek. Langkah itu diambil agar masyarakat tidak terganggu dengan acara yang digelar oleh PSHT Surabaya.
“Kita juga menyiapkan 3 pos unit bergerak, di Pos Siola jalan Tunjungan, Pos depan KBS (Kebun Binatang Surabaya) dan Pos panatu patung kuda,” ujar Haryoko, Jumat (28/7/2023).
Baca Juga: PSHT Surabaya Sahkan Warga Baru, Polisi Siapkan 1738 pasukan
Selain menyiapkan personel, polisi juga menerapkan aturan jam malam khusus pada malam pengesahan warga baru PSHT Surabaya. Bagi SPBU, Pertokoan, Perkantoran, dan Perbankan di sekitar Perak diharapkan tutup dari jam 10 malam – 2 pagi.
Polisi juga menghimbau agar PSHT Surabaya tidak berkonvoi dan menggunakan atribut bendera selama acara berlangsung. Bagi para pesilat PSHT Surabaya yang tidak memiliki undangan agar tidak memaksakan datang ke lokasi pengesahan.
“Akan dilakukan penindakan secara tegas terhadap pelaku pelanggaran lalu lintas penyalahgunaan minuman keras, narkoba, senjata tajam dan tindak pidana lainnya,” pungkas Haryoko. (ang/ted)






