Jombang (beritajatim.com) – Kepala Desa (Kades) Kebonagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang, Yeni Anang Setiawan, memberikan apresiasi positif atas kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan tim dosen Pengmas (Pengabdian Masyarakat) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Malang, di desanya.
Hal itu diharapka semakin memperkuat Desa Keboangung sebagai Kampung Pancasila. Apalagi, saat ini, Desa Kebonagung saat ini menjadi salah satu nominasi Kampung Pancasila terbaik di tingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh Kodam V Brawijaya. Nah, kerjasama dengan FISIP UB tersebut akan menjadi energi positif bagi Kebonagung dalam momen itu.
“Kerjasama dengan FISIP Universitas Brawijaya ini menjadi energi positif kami untuk terus memaksimalkan potensi yang ada di Kampung Pancasila Tentunya kerjasama ini kami sambut dengan sangat baik, apalagi kedepan akan banyak masukan dari akademisi untuk pengembangan Kampung Pancasila Desa Kebonagung, Kecamatan Ploso ini,” terang Yeni Anang Setiawan, Kepala Desa Kebonagung, Sabtu (29/10/2022).
Kegiatan pengabdian masyarakat FISIP UB ini diketuai oleh Novy Setia Yunas, S.IP., M.IP dengan anggota Andy Ilman Hakim, S.IP., M.IP. Pengadian tersebut mnerupakan kewajiban akademik yang mengacu pada salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian Masyarakat.
Dalam kaitan kerja sama tersebut, Tim Dosen Pengabdian Masyarakat (Pengmas) FISIP Universitas Brawijaya (UB) berupaya memperkuat pengetahuan dan kapasitas masyarakat khususnya generasi muda dan kelompok perempuan di Kampung Pancasila dalam mencegah masuknya paham radikalisme, intoleransi hingga terorisme.
Pasalnya, Desa Kebonagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang merupakan salah satu Kampung Pancasila di Kabupaten Jombang yang mewakili dalam kompetisi penilaian Kampung Pancasila di tingkat Provinsi. Selain itu, program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara FISIP Universitas Brawijaya dengan Pemerintah Desa Kebonagung.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kampung-pancasila”]
“Program Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan kewajiban kami sebagai akademisi di perguruan tinggi dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, Program pengabdian Masyarakat ini merupakan tindak lanjut kerjasama antara FISIP UB dengan Pemerintah Desa Kebonagung. Harapannya, kolaborasi dan kemitraan antara Desa dengan Perguruan Tinggi ini terus terjalin dalam rangka penguatan potensi-potensi yang ada di Desa,” terang Novy Setia Yunas selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FISIP UB.
Yunas, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa keberadaan Kampung Pancasila ini merupakan ikhtiar kolaboratif dari Pemerintah Desa Kebonagung beserta seluruh stakeholder yang perlu diapresiasi. Pasalnya, di tengah tumbuh suburnya nilai maupun paham yang bertentangan dengan karakter dan ideologi bangsa, sebagai akibat dari perkembangan teknologi, informasi dan media sosial yang berkembang pesat.
“Keluarga dan desa harus menjadi garda terdepan dalam melakukan upaya filterisasi maupun pencegahan perkembangan paham radikalisme, intoleransi bahkan terorisme khususnya yang menyasar generasi muda. Ini harapan kami ke depan,” pungkas Novy Setia Yunas. [suf]






