Surabaya (beritajatim.com) – Departemen Teknik Mekanika Energi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menyerahkan hibah Sumur Bor Tenaga Surya kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid, Sampang. Penyerahan ini lantaran melihat sulitnya pasokan air bersih di Sampang saat musim kemarau.
“Kami berterima kasih dan mengapresiasi sumur bor bantuan PENS ini. Karena memang di musim kemarau Kabupaten Sampang membutuhkan pasokan air yang bersih. Beberapa sumur telah dibuat. Namun saking sulitnya, dari sekitar 16 titik tersebut hanya ada satu saja yang berhasil,” ujar Bupati Sampang Slamet Junaidi.
Ia berharap nantinya juga akan ada kerja sama di bidang lain antara Pemkab Sampang dan PENS. “Semoga ke depan kerjasama ini tidak berhenti di bidang ini, namun masih bisa berlanjut dalam bidang yang lain,” katanya.
Sementara Pimpinan Ponpes Nurul Jadid KH Ali Wahdi mengungkapkan, Sumur Bor Tenaga Surya yang diserahkan PENS ini telah dilengkapi sistem terintegrasi, yang terdiri atas pompa submersible yang dipasang di sumur dalam dan dihubungkan dengan sumber listrik yang dihasilkan dari solar panel. “Mewakili Pondok Pesantren Nurul Jadid dan masyarakat sekitarnya, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan sumur bor dari PENS,” tuturnya.
Ia mengatakan, air menjadi kebutuhan utama, dimana pemakaian tertinggi selain untuk konsumsi juga untuk kebutuhan MCK. Sementara kekeringan yang melanda wilayah Madura biasanya cenderung panjang dengan kisaran 6 hingga 7 bulan dalam 1 tahun.

Dalam periode itu, lanjut dia, air biasanya masih bisa diperoleh dari beberapa titik sumur pada awal periode bulan. Namun seiring berjalannya waktu, sumur-sumur itu mengering hingga memaksa pondok untuk memenuhinya dengan membeli air yang dikirim menggunakan truk tangki.
“Di akhir musim kemarau kami harus membeli air, paling tidak hingga 50 tangki atau sekitar Rp 15 juta per kemarau, dan itu saat kondisi pondok belum normal karena pandemi, sehingga banyak santri yang libur. Tapi jika kondisinya sudah normal pengeluaran bisa lebih besar hingga 3-4 kali lipat,” bebernya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”its”]
Sedangkan Direktur PENS Aliridho Barakbah menyampaikan jika pihaknya akan terus berupaya mendukung pembangunan daerah melalui program pengabdian unggulan. “Kami berharap kegiatan kami mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten, meski nilainya tidak besar. Sebagai bentuk nyata sumbangsih kampus untuk pengembangan wilayah Sampang, dan dukungan kami terhadap pembangunan di daerah Madura,” ujarnya.
Di kesempatan sama, PENS juga turut memberikan ucapan selamat untuk HUT ke-399 Pemerintah Kabupaten Sampang. “Semoga di usia menjelang 4 abad ini, Pemkab Sampang lebih fokus dalam melayani masyarakat. Dan semoga semangat PENS untuk maju bersama ini selaras dengan semangat Pemkab Sampang dalam ‘Budaya Hebat Bangkit Bermartabat’, yang terwujud dalam hibah Sumur Bor Tenaga Surya yang kami serahkan siang ini. Ini sekaligus sebagai kado untuk HUT Sampang,” tandasnya. [ipl/but]






