Jember (beritajatim.com) – Akhmad Helmi Luqman, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyambangi keluarga dua korban Tragedi Kanjuruhan, Rabu (5/10/2022).
Pemerintah Kabupaten Jember memberikan santunan uang dan sembako kepada mereka.
Dua korban tersebut adalah Faiqotul Hikmah (22) perempuan warga Pakem, Kecamatan Sumbersari, dan Noval Putra Aulia (19), lelaki warga Lamparan, Wirolegi. “Kami diperintahkan Pak Bupati untuk menyantuni korban yang meninggal di Kanjuruhan. Pak Bupati ikut berbela sungkawa atas meninggalnya dua warga Jember yang jadi korban di Kanjuruhan ini,” kata Helmi.
Menurut Helmi, Bupati Hendy Siswanto tidak bisa hadir ke rumah duka karena ada kepentingan lainnya. “Kami bersama dengan Kodim dan Polres Jember ikut berbela sungkawa dan memberikan santunan sembako,” katanya.
Keluarga Faiqotul dan Noval sama-sama mengaku membayar biaya ambulans yang mengantarkan jenazah dari Malang ke Jember. Ini membuat Helmi prihatin. “Kami berharap itu tak terulang kembali. Di tengah kondisi bencana sosial, konflik sosial, di Malang, ini adalah korban dari bencana sosial tersebut. Di tengah kondisi seperti ini masih ada yang mengambil kesempatan untuk keuntungan pribadi,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kericuhan-laga-arema-vs-persebaya”]
Menurut Helmi, seharusnya masalah biaya ambulans ini dikomunikasikan lebih dulu dengan Pemkab Jember. “Dengan demikian kami bisa berkomunikasi dengan pihak penyedia jasa ambulans,” katanya. [wir/ted]






