Gresik (beritajatim.com) – Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) mencanangkan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional di smelter PT Freeport Indonesia (PTFI). Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah datang langsung ke perusahaan smelter terbesar di dunia itu.
“Kami terus-menerus mengingatkan, mengajak, dan menggelorakan semangat dan budaya penerapan K3 di tempat kerja sebagai syarat membentuk ekosistem ketenagakerjaan yang unggul,” ujarnya, Jumat (12/01/2024).
Saat tiba di smelter PTFI, Menaker perempuan pertama itu disambut ratusan karyawan perempuan, dan laki-laki senam bareng. Selanjutnya, melakukan upacara pencanangan bulan K3 nasional.
Usai upacara, Ida Fauziyah melihat peragaan penanganan kecelakaan kerja resiko tinggi yang diperagakan karyawan proyek PTFI selama 30 menit. Kemudian Menaker itu, berdialog dengan sejumlah karyawan proyek.
“Budaya K3 di tempat kerja masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Hal ini melihat angka kecelakaan kerja yang masih terus meningkat dalam 3 tahun terakhir, termasuk di dalamnya Penyakit Akibat Kerja (PAK).
“Berdasarkan laporan BPJS Ketenagakerjaan, pada 2021 terdapat 234.372 kasus kecelakaan kerja, pada 2022 terdapat 298.137 kelekaan kerja, dan hingga Oktober 2023 terdapat 315.579 kasus kecelakaan kerja,” ungkapnya.
Saat meninjau smelter PTFI, Menaker Ida Fauziyah mengapresiasi pembangunan proyek tersebut yang mencapai 90,5%. Ditambah atas capaian 25 juta jam kerja selamat.
“Itu semua bisa terlaksana karena PT Freeport Indonesia telah melaksanakan syarat-syarat K3 sesuai ketentuan perundang-undangan, maka pelaksanaan Bulan K3 Nasional kami tempatkan disini,” paparnya.
Pabrik peleburan dan pemurnian tembaga yang memiliki kapasitas produksi 1,7 juta dry metric ton (dmt) konsentrat tembaga ini, akan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton pertahun.
Sementara Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi mengatakan, aspek keselamatan adalah yang utama dalam seluruh kegiatan operasi PTFI. Setiap karyawan menjalankan nilai-nilai SINCERE dalam bekerja, dan menempatkan Safety sebagai prioritas utama.
“Perusahaan memastikan karyawan menjunjung tinggi keselamatan dalam menjalankan setiap aktivitas perusahaan,” katanya.
SINCERE merupakan singkatan dari nilai-nilai inti perusahaan, yang terdiri dari Safety/Keselamatan, Integrity/Integritas, Commitment/Komitmen, Respect/Rasa Hormat, dan Excellence/Keunggulan.
Nilai-nilai ini menjadi pedoman perilaku yang diinternalisasi dalam bisnis dan budaya perusahaan, serta terintegrasi pada semua level unit bisnis. (dny/ian)






