Gresik (beritajatim.com)– Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI (Kemenko Marves), puji pengelolaan serta penataan Pelabuhan Gresik. Pujian ini melalui Asisten Deputi (Asdep) Bidang Infrastruktur Konektifitas
Kedatangan lembaga kementrian itu, juga bersama Perwakilan The World Association of Waterborne Transport Infrastructure (PIANC) Indonesia, Jepang, Australia dan New Zealand ini untuk melihat operasional.
Kunjungan kerja (Kunker) Kemenko Marves tersebut, diterima langsung oleh Kepala KSOP Kelas II Gresik Hotman Siagian yang menyampaikan sisi operasional kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) untuk saat ini berjalan dengan lancar, aman dan tertib.
Kunker itu juga melihat secara langsung kegiatan bongkar muat barang dari dan ke kapal seluruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) selalu disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Selain itu fasilitas pendukung untuk pengisian BBM kapal Pelra juga dilihat.
BACA JUGA:Warung Bakso Sediakan LC dan Miras di Surabaya Kena Razia
“Kami bersama penyelenggara pelabuhan dan seluruh stakeholder pelabuhan Gresik, selalu berkomitmen menciptakan pelabuhan aman dan tertib,” ujar Hotman, Jumat (24/11/2023).
Ia menjelaskan saat ini kunjungan kapal di Pelra Gresik cukup tinggi. Saat ini jumlahnya mencapai 472 kapal sejak Januari – Oktober 2023. Untuk itu, sangat dibutuhkan galangan kapal khususnya untuk kapal Pelra di Pelabuhan Gresik.
“Kami juga menyiapkan fasilitas untuk tempat istirahat bagi pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM),” paparnya.
Sementara itu, Asdep Kemenko Maritim dan Investasi Rahman Hidayat mengapresiasi dan menyambut baik atas pelayanan di Pelabuhan Gresik.
“Saya melihat sendiri ada sinergitas dan kolaborasi KSOP Kelas II Gresik, PT Pelindo Regional 3 Gresik, Asosiasi bersama Insan Maritim. Dimana, secara bersama-sama memajukan dan mendorong percepatan peningkatan pelayanan publik,” katanya. (Dny/Aje)






