Blitar (beritajatim.com) – Kementerian Agama Kabupaten Blitar, menyiagakan 2 mobil ambulans saat penjemputan jemaah haji kloter 28 yang akan tiba dari Bandara Juanda pada Minggu (16/7/2023) besok.
Dua mobil ambulans itu disiagakan sebagai antisipasi adanya jemaah haji yang sakit saat tiba usai menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.
Penyiapan dua kendaraan ambulans itu bukan tanpa alasan. Pasalnya pada penjemputan Kloter 12 dan 13, ada 9 orang haji yang sakit saat tiba di bandara Juanda.
“Rencananya iring-iringan penjemput berangkat dari Kemenag Kabupaten Blitar terdiri dari 2 ambulans 2 mobil Dishub serta rombongan Dinkes berangkat pada dini hari Minggu,” kata Korlap Panitia Penyelenggara Haji Kabupaten Blitar 2023, Khayatul Mahki, Jumat (14/7/2023).
Rencananya penjemputan Kloter 28 ini akan dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Blitar pada Minggu dini hari. Rombongan penjemputan diperkirakan akan tiba di Bandara Juanda pada Minggu pagi.
Sementara 75 haji yang tergabung dalam Kloter 28 itu diperkirakan tiba di Bandara Juanda juga pagi. Kemudian para jemaah akan melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di asrama haji.
BACA JUGA:
6 Jemaah Haji Blitar Pulang Diantar Ambulans, 2 Dirawat
Rombongan jemaah kloter 28 itu diperkirakan akan berangkat ke Kabupaten Blitar pada Minggu pukul 11.00 WIB.
“Makanya hari ini rapat lintas sektoral untuk penjemputan kloter 28 Kabupaten Blitar,” imbuhnya.
Jemaah haji diperkirakan tiba di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar pada Minggu pukul 14.00 WIB. Nantinya bila ada jemaah haji yang sakit akan langsung dilarikan ke rumah sakit seperti pada Kloter 12 dan 13.
Sebelumnya jemaah haji kloter 12 dan 13 asal Kabupaten Blitar tiba di Bandara Juanda pada Senin (10/7/2023) lalu. Dari ratusan jemaah, ada enam jemaah haji yang terpaksa pulang ke Blitar dengan diantar mobil ambulans.
Keenam orang haji tersebut pulang dengan kondisi kesehatan yang menurun. Apalagi, dua di antaranya langsung dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo,Wlingi dan RSUD Srengat untuk menjalani perawatan.
BACA JUGA:
Lagi, Satu Jemaah Haji Asal Kabupaten Mojokerto Meninggal Karena Sakit
“Jadi ada enam orang haji yang diantarkan pulang dengan menggunakan mobil ambulans,” kata Koordinator Panitia Penyelenggara Haji Kabupaten Blitar, Khayatul Mahki, Selasa (11/7/2023).
Dua jemaah haji yang harus dilarikan ke rumah sakit setelah tiba di Tanah Air itu adalah Ichwanudin dan Bintiyah. Ichwanudin harus dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo,Wlingi setelah penyakit jantungnya sembuh, usai menyelesaikan ibadah haji di Arab Saudi.
Sementara Bintiyah, warga Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, harus dilarikan ke RSUD Srengat akibat mengalami pergeseran tulang. Kedua jemaah haji asal Kecamatan Wlingi dan Srengat Kabupaten Blitar itu kini masih menjalani perawatan intensif oleh tim mendis dan belum pulang ke rumah masing-masing.
Sebagai antisipasi hal tersebut kini Kemenag Kabupaten Blitar pun menyiapkan dua mobil ambulans untuk mengangkut jemaah yang sakit. [owi/beq]






