Surabaya (beritajatim.com) – Usai menyerang warung degan di Keputih, diduga kelompok pesilat yang sama menyerang sebuah warung kopi (warkop) di Jalan Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Kamis (27/01/2023) dini hari. Dari penyerangan itu, satu pengunjung luka lantaran dikeroyok.
Berdasar rekaman closed circuit television (CCTV) berdurasi 1 menit 8 detik yang diterima beritajatim.com, massa yang diduga dari kelompok pesilat PSHT sekitar 30 orang turun dari motor dan langsung menyerang salah satu pengunjung. Mereka semua mengenakan masker dan beberapa diantaranya ada yang mengenakan tudung jaket agar wajahnya tak terdeteksi pengunjung maupun CCTV.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bentrok-pesilat”]
Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, Iptu Soekram saat dikonfirmasi awak media membenarkan peristiwa tersebut, namun dari informasi yang diterima Soekram, korban pemukulan membuat laporan di Polrestabes Surabaya. “Iya benar. Korbannya satu orang dan di bawah umur, informasinya sudah laporan ke Polrestabes Surabaya,” jelasnya, Sabtu (28/01/2023)
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, sebuah warung degan di Jalan Keputih Tegal, Sukolilo, Surabaya diserang oleh diduga kelompok oknum pendekar silat di Surabaya, Kamis (26/01/2023) dini hari. Hal itu didasari kepada keterangan warga yang menyebut, jika sekelompok orang tersebut mencari anak-anak dari salah satu perguruan silat.
Ali (25) salah satu warga sekitar mengatakan jika sekitar 30 orang datang dengan mengendarai sepeda motor berknalpot brong dengan teriakan provokasi. “Ada teriakan mas, Endi Arek PN (Pagar Nusa) ? Sepertinya kelompok silat mas,” ujar Ali saat dihubungi Beritajatim.com, Jumat (27/01/2023).
Ali mengatakan, usai menyerang warung degan di Sukolilo, mereka lantas bergeser ke arah Mulyorejo. Dari informasi yang dihimpun Beritajatim.com, diduga kelompok pesilat tersebut bentrok dengan kelompok lain dan timbul korban. “Ada korban luka dua orang di Mulyorejo itu mas. Tapi ga tau laporan atau enggak ke polisi,” imbuh Ali.
Sementara itu, Dari rekaman CCTV yang diterima Beritajatim.com, awalnya terlihat dua orang sedang nongkrong. Tak lama setelah itu, terlihat satu orang yang sedang nongkrong lari lantaran dikejar oleh sekelompok orang yang baru datang. (ang/kun)






