Surabaya (beritajatim.com) – Menjawab tantangan era digital dan kebutuhan generasi Z serta Alpha yang semakin dinamis, perusahaan penyedia solusi pendidikan berbasis teknologi, Kelas Pintar, resmi mengumumkan pembaruan besar-besaran pada platformnya.
Transformasi ini tidak hanya menyasar aspek visual, tetapi juga menyuntikkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih cerdas, cepat, dan relevan.
Founder dan CEO Kelas Pintar, Fernando Uffie, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam berpartisipasi aktif memajukan pendidikan di Indonesia.
Menurutnya, integrasi teknologi terkini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk menjawab tantangan zaman.
“Kami melihat AI sebagai tantangan sekaligus solusi bagi dunia pendidikan. Lewat pembaruan ini, kami berharap para pengguna merasakan kemudahan luar biasa dalam seluruh proses pembelajaran,” ujar Uffie dalam keterangan resminya.
Penerapan AI di Kelas Pintar dirancang untuk menyentuh tiga pilar utama: kegiatan belajar mengajar, sistem asesmen, dan belajar mandiri. Bagi para pendidik, kehadiran fitur Classroom Activity Generator menjadi angin segar. Fitur ini memungkinkan guru merancang aktivitas kelas yang interaktif dan kolaboratif hanya dalam hitungan detik, lengkap dengan diferensiasi tugas yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing murid.
Tak berhenti di situ, efisiensi kerja guru juga ditingkatkan melalui fitur otomatisasi asesmen. Dengan teknologi Objective to Subjective, guru dapat mengubah soal pilihan ganda menjadi soal uraian secara instan.
Sementara itu, fitur Subjective Paper Evaluation hadir untuk membantu guru mengoreksi jawaban uraian secara otomatis sekaligus memberikan analisis mendalam mengenai kekuatan dan kelemahan siswa berdasarkan jawaban mereka.
Bagi sisi peserta didik, Kelas Pintar memperkenalkan Instant Doubt Solver. Fitur ini berfungsi sebagai asisten pribadi yang siap menjawab pertanyaan sulit atau materi yang belum dipahami kapan saja. Murid cukup mengunggah foto soal atau mengetik pertanyaan untuk mendapatkan penjelasan komprehensif dari sistem AI.
Selain penguatan teknologi di balik layar, Kelas Pintar juga merombak total antarmuka (UI) pengguna menjadi lebih rapi, bersih, dan ringkas. Navigasi platform kini dibuat lebih mulus dan responsif untuk memastikan pengguna tidak terhambat oleh kendala teknis. Optimalisasi ini juga dibarengi dengan penguatan sistem keamanan data guna memberikan rasa aman bagi seluruh ekosistem sekolah.
“Kami akan terus mengembangkan fitur-fitur AI ke depannya. Harapannya, digitalisaBerikut adalah draf berita jurnalistik yang disusun dengan gaya bahasa media teknologi dan pendidikan terkini,” tutup Uffie.[rea]






