Sevilla (beritajatim.com) – Kekalahan Real Madrid dari FC Barcelona di final Copa del Rey dini hari tadi memperbesar peluang pelatih Carlo Ancelotti untuk meninggalkan Los Merengues.
Menurut beberapa media Spanyol, Ancelotti mungkin tidak akan menunggu hingga akhir musim dan bisa segera mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih Real Madrid. Kekalahan ini tentu memperburuk peluang Madrid untuk menambah koleksi trofi musim ini.
Sementara itu, di LaLiga, Real Madrid tertinggal 4 poin dari Barcelona (72 poin berbanding 76 poin), dengan hanya menyisakan 5 jornada. Artinya, peluang Madrid untuk merebut gelar juara LaLiga kini sepenuhnya ada di tangan Barcelona, yang tinggal mengelola keunggulan mereka hingga akhir musim.
Final Copa del Rey juga menyoroti ketegangan di dalam tim, khususnya dalam situasi tertekan. Keputusan wasit Ricardi de Burgos Bengoetxea yang memberikan dua kartu merah kepada pemain Madrid, Vinicius Junior dan Antonio Rudiger, mencerminkan ketidakmampuan Ancelotti dalam mengendalikan emosi tim, terutama di momen-momen kritis.
Insiden tersebut terjadi menjelang laga berakhir dan menunjukkan kegagalan dalam menjaga disiplin. Ancelotti sendiri menerima kartu kuning pada menit ke-25, karena memprotes keputusan wasit terkait keputusan-keputusan yang tidak menguntungkan Madrid.
“Tim telah memberikan yang terbaik. Aku tidak bisa mengkritisi mereka karena hasil ini,” ujar Ancelotti kepada Marca. “Itu (rumor kepergiannya, Red) akan jadi topik beberapa pekan lagi. Bukan sekarang,” tambah pelatih asal Italia yang sebelumnya melatih klub-klub besar seperti AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain, dan Bayern Munchen.
Jika Ancelotti memutuskan untuk pergi dalam waktu dekat, kemungkinan besar posisi pelatih karteker akan diisi oleh Santiago Solari atau Raul Gonzalez hingga akhir musim. Namun, tugas mereka tidak akan mudah.
Madrid masih harus menghadapi satu El Clasico lagi pada jornada ke-35 yang dijadwalkan pada 12 Mei mendatang. Kemenangan dalam pertandingan tersebut menjadi sangat penting jika mereka ingin menjaga peluang juara LaLiga tetap hidup hingga jornada terakhir. [dio/suf]






