Kediri (beritajatim.com) – Pertandingan pekan kedua Liga 1 2022/2023 antara Persik Kediri menjamu Bhayangkara FC diwarnai dengan aksi berdesak-desakan penonton masuk ke Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada Minggu sore (31/7/2022). Bahkan, pintu masuk A sempat jebol oleh dorongan penonton.
Pantauan di lokasi, antrean panjang penonton terjadi di hampir semua pintu masuk stadion. Ini terjadi, setelah panitia pelaksana pertandingan menerapkan sistem pembelian tiket online 100 persen. Proses scanner barcode tiket online di pintu masuk yang memakan waktu, menyebabkan terjadinya antrean.
Ribuan penonton tertahan di luar stadion hingga kick off pertandingan dimulai, pada pukul 15.15 WIB. Saking panjangnya antrean, mengular lebih dari 100 meter di jalan raya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Persik-Kediri”]Puncak kekesalan penonton terjadi di pintu A. Mereka meluapkan emosi, dengan mendobrak pintu yang dijaga oleh panpel dan aparat keamanan hingga jebol.
Atas insiden ini, Ketua LOC Persik Kediri Tri Widodo menyampaikan, permohonan maaf kepada seluruh penonton. Ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi.
“Sebenarnya pintu kita buka pukul 13.00 WIB. Tetapi penpnton inginnya masuk agak belakangan. Akhirnya terjadi penumpukan massa yang luar biasa. Atas nama panitia pelaksana, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Widodo melalui pengeras suara.
Sementara itu, hingga turun minum, pertandingan berlangsung imbang dengan skor 1-1. Persik unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Renan Silva dan Bhayangkara FC membalasnya melalui striker Yousseff Ezzejjari. [nm/kun]






