Bangkalan (beritajatim.com) – Jembatan Suramadu memakan korban jiwa. Sebab, kecelakaan maut di atas jembatan terpanjang di Jawa itu membuat sopir bus yang terlibat kecelakaan dengan truk meninggal di tempat.
Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan, Ipda Jauhari mengatakan, kecelakaan maut itu bermula saat bus dengan nopol S-7910-US yang dikendarai oleh HR (35) warga Kediri melintas dari arah Madura menuju Surabaya.
Waktu bersamaan truk dengan nomor polisi N-9821-UW dikemudikan oleh AD (25) yang diketahui juga warga Kediri melintas di depan bus tersebut.
“Setibanya di kilometer 4, bus menabrak bagian belakang truk dengan kecepatan tinggi,” terangnya, Sabtu (24/2/2024).
Bus yang melaju kencang itu diduga terjadi akibat supir bus mengantuk. Akibatnya, bagian depan bus mengalami ringsek parah hingga mengakibatkan supir bus tergencet.
“Truknya melaju pelan namun busnya kecepatan tinggi sehingga nabrak dari belakang, supir bus meninggal dunia di tempat akibat terjepit bagian depan bus,” pungkasnya.
Evakuasi cukup memakan waktu karena korban meninggal yang terjepit dibalik kemudi bus. [sar/ian]






