Jombang (beritajatim.com) – Jalan nasional di Jombang memakan korban jiwa. Seorang pelajar bernama M Rico Hartanto (17), asal Desa Dapurkejambon, tewas mengenaskan usai terlibat kecelakaan dengan pengendara lain. Saat kejadian korban masih mengenakan seragam sekolah, yakni SMK PGRI 2 Jombang.
Kasus kecelakaan ini sempat viral di media sosial. Karena korban tidak mengantongi identitas. Korban yang mengalami kecelakaan di Jl Brigjend Kretarto, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang ini akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat guna penanganan lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setiyanto membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. “Benar kejadiannya Senin (13/2/2023) malam sekitar pukul 21.30 WIB di Jl Brigjend Kretarto. Korban meninggal di lokasi kejadian,” kata Anang menjelaskan, Selasa (14/2/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”kecelakaan-jombang”]
Anang mengungkapkan, kecelakaan bermula ketika Rico Hartanto mengendarai sepeda motor CBR 150 dengan nopol S 5871 OBK. Dia melaju dari arah barat. Mendekati lokasi kejadian atau di pertigaan (antara Jl Brigjend Kretarto dan Jl Kemuning) muncul sepeda motor Honda vario nopol S 6117 ZO.
Sepeda motor yang dikendarai Gatot Ngatwiyo (62) dan Sukardi (61) ini berusaha menyeberang, lalu berbelok ke timur. Karena jarak sudah dekat, Rico kelabakan. Dia tidak bisa menguasai keadaan. Selanjutnya, sepeda motor CBR yang dikendarainya tersebut menabrak motor Vario. Rico terpental hingga akhirnya meninggal.
“Satu korban meninggal, sedangkan dua orang lainnya luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Kita sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan meminta keterangan sejumlah saksi,” pungkas Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setiyanto. [suf/ted]






