Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jl Raya Gajah Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang Jawa Timur, Senin (24/7/2023) sekitar pukul 09.30 WIB. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan sebuah warung rusak akibat tertimpa kendaraan.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah sepeda motor Yamaha Vixion Nopol AG-3692-EB yang dikemudikan Riyadi (55), warga Jl Lesti Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Riyadi mengalami luka dan dirawat di Puskesmas Blimbing Kecamatan Gudo.
Kemudian pikap Isuzu Traga nopol N-8329-BH yang dikemudikan Miftakhul Huda (22), warga Dusun Kubung Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Huda tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Ketiga, truk nopol N-8059-UL yang dikemudikan Julianto (65), warga Desa Kesamben Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Julianto juga tidak mengalami luka.
Selanjutnya, sepeda motor Honda Beat nopol S 2285 OAO yang dikendarai Trus Simuprih (69), warga Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro Jombang. Sinuprih mengalami luka dan dirawat di Puskesmas Blimbing, Kecamatan Gudo.
BACA JUGA:
Dua Motor ‘Adu Banteng’ di Jombang, 2 Orang Meninggal
“Sedangkan pemilik warung yang rusak tertimpa atas nama Sai (65), warga Dusun Pandak Desa Kwaringan Kecamatan Ngoro. Kecelakaan melibatkan empat kendaraan. Dua orang terluka, satu warung rusak,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setyanto.
Anang menjelaskan, semula sepeda motor Yamaha Vixion nopol AG-3692-EB berjalan dari barat ke timur. Saat mendahului mobil pikap Isuzu diduga kurang jaga jarak ke kanan. Sehingga menyenggol dan oleng ke kanan lalu berserempetan dengan truk Mitsubishi N-8059-UL yang berjalan dari arah berlawanan.
BACA JUGA:
Santri Baru MTs-MQ Tebuireng Jombang Dibekali Ilmu Jurnalistik
Truk spontan menghindar dan banting stir ke kiri hingga terguling dan mengenai warung. Sementara di saat yang bersamaan mobil pikap Isuzu Traga mengerem mendadak hingga tertabrak sepeda motor Honda Beat nopol S-2285-OAO yang berjalan searah di belakangnya.
“Namun lebih jelasnya akan kami dalami lebih lanjut,” pungkasnya. [suf/beq]






