Ringkasan Berita:
- Kecelakaan beruntun di Mojokrapak Jombang melibatkan dua mobil kijang dan satu motor, korban mengalami luka parah.
- Motor Yamaha Vega milik Asmaul Khusnah hancur setelah ditabrak dari belakang dan terseret ke jalur lawan.
- Satlantas Polres Jombang telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan, penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua mobil kijang dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Rabu (20/5/2026).
Peristiwa ini mengakibatkan pengendara motor, Asmaul Khusnah (32) warga Desa Pundong, Kecamatan Diwek, luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis. Sepeda motor korban juga rusak parah akibat benturan.
Menurut keterangan warga di lokasi, insiden bermula saat mobil Kijang pelat nomor S 1366 LF yang dikemudikan M. Muzaki Al Fikri (30) asal Desa Ardirejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan melaju dari arah Ploso menuju Jombang.
Di depannya, melaju sepeda motor Yamaha Vega pelat nomor AE 5186 BJ yang dikendarai Asmaul Khusnah, hendak belok ke kanan dengan menyalakan lampu sein. Pengemudi kijang diduga kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak, sehingga menabrak motor dari belakang.
“Pengendara motor menyalakan sein hendak belok kanan, langsung ditabrak mobil kijang dari belakang. Kemudian, sepeda motor oleng mengarah ke kanan,” ujar salah satu warga.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Toyota Kijang Inova pelat nomor L 1847 CAM yang dikemudikan Abdur Rahman Yusuf (32), warga Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya. Karena jarak sudah terlalu dekat, kendaraan itu tidak bisa menghindar dan menabrak motor yang oleng tersebut.
Akibat kejadian ini, Asmaul Khusnah mengalami luka serius dan sepeda motornya rusak parah. Peristiwa kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang, yang telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat.
“Pemicu kecelakaan diduga pengendara kijang pada saat mengemudi kurang bisa menjaga jarak. Namun dugaan tersebut masih akan kami dalami lagi,” kata Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto. [suf]






