East Rutherford (beritajatim.com) – Salah satu tujuan Real Madrid menjuarai Piala Dunia Antarklub kali ini adalah mempersembahkan trofi terakhir bagi Luka Modric. Ya, gelandang veteran tersebut akan pergi ke AC Milan per musim depan setelah 13 tahun pengabdian.
Kontrak gelandang 39 tahun itu tidak diperpanjang Real. Padahal, Modric masih ingin bertahan setidaknya semusim lagi dan bisa jadi memutuskan pensiun di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid.
Tetapi, alih-alih juara. Real malah gagal untuk sekadar lolos ke laga final usai dikalahkan Paris Saint-Germain 0-4 pada semifinal dini hari tadi. Modric selalu tampil di 6 laga Real di Piala Dunia Antarklub kali ini meski semuanya berstatus pemain pengganti.
Makin menyakitkan bagi Modric lantaran statistik laga yang juga buruk. Los Merengues hanya membukukan 32 persen penguasaan bola. Bukti bahwa Real memang kalah telak dari segala aspek pada laga yang dimainkan di MetLife Stadium, East Rutherford.
“Ini bukan akhir yang kami harapkan baginya (Modric, Red). Dia akan terus dikenang dalam sejarah Real dan sepak bola,” ujar Xabi dilansir laman resmi klub.
Lukita–sapaan Modric–berkostum Real sejak musim 2012–2013. Dia tercatat sebagai pemain dengan sumbangsih gelar terbanyak bagi Real dengan 28 trofi.
Rinciannya 4 LaLiga, 2 Copa del Rey, 5 Supercopa de Espana, 6 Liga Champions, 5 Piala Super Eropa, 5 Piala Dunia Antarklub, dan 1 Piala Interkontinental. Ya, Modric telah memenangi segalanya.
Kini, dia memiliki waktu sekitar 3 pekan untuk berlibur. Awal bulan depan, dia sudah dinanti jutaan Milanisti untuk bergabung dengan persiapan Rossoneri jelang musim baru.
“Dia akan segera bergabung. Kami akan menyambut pemain luar biasa di tim ini,” ujar allenatore ACM Massimiliano Allegri dilansir Sempre Milan. (dio)






