Bojonegoro (beritajatim.com) – Dokter Spesialis Psikiatri Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro dr Dayu Arifianto, mengatakan bahwa kebebasan era kemajuan teknologi informasi saat ini bisa menjadi ancaman kesehatan jiwa atau mental bagi anak-anak.
Dr Dayu berpesan, sebagai langkah antisipasi kesehatan jiwa atau mental, peran orang tua harus lebih memberikan perhatian kepada anak-anaknya. Jangan sampai kesehatan mental anak-anak terganggu terutama yang paling menghawatirkan saat ini adalah gangguan mental atau jiwa yang bersumber dari efek negatif teknologi informasi yang tidak ada batasnya.
“Jangan sampai anak-anak kecanduan medsos dan gadget. Pengaruh kebabasan informasi di era digital saat ini adalah ancaman yang sangat nyata terhadap jiwa atau mental anak-anak,” ujarnya saat menjadi pembicara program talk show di Radio Malowopati FM, dalam peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang diperingati setiap 10 Oktober, Rabu (12/10/2022).
Dayu menyampaikan, kesehatan seseorang itu bukan hanya kesehatan fisik, namun juga mental. Menurut WHO kesehatan mental adalah keadaan sejahtera dimana individu mampu mewujudkan potensi diri sendiri. Serta terlepas dari tekanan hidup, dapat mengatasi tekanan hidup, bisa produktif dan bermanfaat, serta memberikan kontribusi pada komunitas.
Dr Dayu juga mengungkapkan, di era saat ini, media sosial sudah tidak bisa dilepaskan dari kehidupan. Ada dua dampak medsos yaitu baik dan buruk. Dampak baiknya, masyarakat bisa lebih mudah mengakses informasi tentang apa saja termasuk konsultasi kesehatan melalui aplikasi online. “Sehingga, masyarakat lebih melek kesehatan,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bojonegoro”]
“Efek negatifnya malah berakibat mendiagnosa diri sendiri seolah merasa ada gangguan jiwa. Kalau merasa ada gangguan mental sebaiknya berobat ke psikolog atau psikiater agar tidak mengganggu sekitar dan dirinya sendiri,” tambahnya.
Sekadar diketahui, program talk show melalui jaringan FM yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ddngan mendatangkan nara sumber Dokter Spesialis Psikiatri RSUD Sosodoro Djatikoesoemo melalui SAPA! (SELAMAT PAGI) Malowopati FM itu mengambil tema tentang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.
Pada momen Hari Kesehatan Jiwa Sedunia warga diminta lebih sadar bahwa tidak hanya kesehatan fisik yang perlu diperhatikan, tetapi kesehatan jiwa juga perlu menjadi perhatian penting. Dengan tema ‘Jadikan Kesehatan Mental Sebagai Prioritas Global’ dan dipandu oleh penyiar Lia Yunita, siaran talk show lebih interaktif. [lus/but]






